Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Ralat

Mustajab, Bocah Lumpuh Layu di Ulee Lheu Butuh Bantuan

Mustajab, Bocah Lumpuh Layu di Ulee Lheu Butuh Bantuan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Muhammad Mustajab, bocah 8 tahun hanya menghabiskan waktunya di kasur kecil yang diletakkan di ruangan depan rumahnya.

Tak banyak yang bisa dilakukan Mustajab, begitu sapaan yang disematkan untuk dirinya. Saban hari Mustajab hanya tidur, tidak bisa bergerak apa lagi untuk keluar bermain bersama teman-teman seusianya, lumpuh layu yang di deritanya 4 tahun silam membuatnya kurus, hanya tinggal tulang berbalut kulit.

Muhammad Mustajab terlahir normal, namun 4 tahun belakangan tubuh kecilnya tiba-tiba digerogoti penyakit lumpuh layu karena polio, dan 2 tahun terakhir sakitnya semakin parah yang membuatnya tidak bisa bergerak sama sekali, hanya sesekali suara tangis menahan sakit yang keluar dari mulutnya.

“Kata dokter di rumah sakit lumpuh layu karena polio,” terang Nur Ema, ibu Mustajab.

Mustajab pernah di bawa ibunya berobat ke rumah sakit umum Zainal Abidin, Banda Aceh. Disana Mustajab sempat menjalani terapi, akibat mahalnya biaya kebutuhan berobat akhirnya keluarga membawanya pulang kembali ke rumah.

“Pernah bawa ke rumah sakit, Cuma gak bisa lama-lama kan biaya makan mahal, karena kami punya 4 orang anak,” cerita ibu Mustajab.

Tidak hanya ke rumah sakit, Mustajab juga pernah di bawa ke tempat pengobatan alternatif, akibat mahalnya biaya pengobatan ditambah lagi ayah Mustajab yang hanya seorang buruh harian lepas.

“Kami udah bawa Mustjab berobat kemana-mana, namun belum membuahkan hasil,” kisah Nur Ema.

Saat ini Mustajab dan keluarga menumpang tinggal di rumah sederhana yang dibangun oleh ayah Mustajab yang berada di jalan Panglima Sigli, Dusun Bawal, Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Saat di sambangi oleh tim IKABA (Ikatan Keluarga Besar Dikmaba) 2002 Polresta Banda Aceh yang kebetulan mengadakan kegiatan bankti sosial di kawasan Ulee Lheu, Sabtu (17/5).

Tim IKABA menyerahkan sedikit sumbangan kepada keluarga tersebut.

“Setelah menyalurkan bantuan untuk salah satu keluarga di desa tersebut, tiba-tiba kami melihat ke rumah sebelahnya, pintunya agak terbuka, seorang ibu sedang menyuapi anaknya yang terbaring sakit. Kami langsung ke rumah itu untuk memastikan apa yang terjadi,” terang Aida Khairul Fahmi yang ikut dalam bhakti sosial tersebut.

Melihat pemandangan tersebut, tim baksos langsung tergerak untuk memberikan sedikit bantuan yang meraka bawa kepada keluarga Mustajab.

Ralat: Berita ini telah dilakukan penyuntingan mulai dari judul hingga isi berita karena terdapat kekeliriuan. sebelumnya berita ini berjudul 'Mustajab, Bocah Lumpuh Layu di Ulee Lheu Luput dari Bantuan'. selain itu sebelumnya disebutkan jika rumah yang ditempati saat ini adalah rumah kakek Mustajab namun yang benar adalah rumah tersebut dibangun oleh orang tua Mustajab selain itu terkait bantuan yang dimaksud adalah bantuan pengobatan untuk Mustajab bukan bantuan sembako. Sebab berdasarkan penulusaran terbaru keluarga Mustajab merupakan penerima bantuan dari Baitul Mal dan BLT Dana Desa juga dari dampak Covid-19. Atas kekeliruan ini redaksi menyampaikan permohonan maaf.

Komentar

Loading...