Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Musnahkan 141 Kg Sabu dan 100 Ribu Pil Ekstasi, Kapolda Aceh: Peran Ulama Sangat Dibutuhkan

Musnahkan 141 Kg Sabu dan 100 Ribu Pil Ekstasi, Kapolda Aceh: Peran Ulama Sangat Dibutuhkan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Polda Aceh melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika sepanjang tahun 2020,  di Mapolda Aceh, Selasa (15/12/2020).

Barang bukti yang dimusnahkan itu sebanyak 141 kilogram sabu dan 100 ribu butir pil ekstasi.

Semuanya dimusnahkan dengan cara diblender, dimasukkan ke dalam mesin pengaduk semen  dan di bakar di dalam mesin incenerator.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengatakan, barang bukti tersebut terkumpul dari 1.025 kasus yang ditangani dan diungkap oleh Ditresnarkoba Polda Aceh sepanjang Tahun 2020, dengan total sebanyak 2.144 orang yang telah dijadikan tersangka.

"Narkoba ini benar-benar menjadi ancaman untuk masyarakat Aceh dan apa yang selama ini kita lakukan baik pencegahan maupun pemberantasan adalah sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda Aceh," ujar Irjen Pol. Wahyu Widada.

Kapolda juga mengatakan, peran ulama sangat dibutuhkan untuk memberikan pencerahan agama kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjauhi narkoba.

Dengan pembekalan agama juga diharapkannya dapat menyadarkan pemakai untuk mengurangi konsumsi narkoba dan mencegah generasi muda agar tidak terjerumus apalagi sampai menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Irjen Pol. Wahyu Widada juga memberi apresiasi kepada Ditresnarkoba dan seluruh lapisan masyarakat serta instansi-instansi lainnya yang sudah berkomitmen untuk sama-sama memberantas narkoba.

Dalam acara pemusnahan barang bukti tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Aceh yang diwakili oleh Drs. Mahdi Efendi, Pangdam IM Mayjen TNI Achmad Marzuki, Ketua DPRA H. Dahlan Jamaluddin, Ketua MPU diwakili oleh Tgk. H. Faisal Ali, Kajati Aceh diwakili oleh Zulkifli, dan Ketua Pengadilan Tinggi diwakili oleh Syamsul Qamar.

Selain itu juga hadir Kakanwil Bea Cukai diwakili oleh Sisprian Subiaksono, Kabinda Aceh yang diwakili oleh Ir. Fauzi, Ka BNNP diwakili oleh Kombes Pol T. Saladin, Kepala BPOM Aceh diwakili oleh Desi Ariyanti Ningsih, Ketua Asperindo Aceh, BEM Unsyiah, Pejabat Utama Polda Aceh dan Kodam IM, Para Ulama, Tokoh Muda, serta undangan lainnya.

Komentar

Loading...