Muhammad MTA: Pemerintah Aceh Kooperatif Jalani Pemeriksaan Kasus Dana Hibah Tahun 2020

Muhammad MTA: Pemerintah Aceh Kooperatif Jalani Pemeriksaan Kasus Dana Hibah Tahun 2020

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh akan bersikap responsif dan kooperatif dalam menjalani pemeriksaan kasus dugaan korupsi dana hibah Covid-19 kepada 150 Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) sebesar Rp15 miliar.

Sebelumnya, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Aceh telah memintai keterangan mulai dari staf, PPK, Kabid dan mantan Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) terkait penggunaan dana recofusing tahun 2020 khususnya tentang aliran dana hibah ke 150 OKP dengan nilai anggaran mencapai Rp15 miliar.

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA saat dikonfirmasi anteroaceh.com, Selasa (7/9/2020) juga mengakui beberapa pejabat telah dimintai keterangan terkait bantuan sosial tersebut.

Baca: Polda Aceh Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah untuk 150 OKP

"Dan Pemerintah Aceh tentu sangat responsif dan kooperatif terhadap penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian," ungkap Muhammad MTA

Apabila nantinya pihak kepolisian masih membutuhkan keterangan tambahan terkait penyelidikan, dikatakan MTA pihaknya yang bersangkutan juga akan bersedia hadir kembali.

Ia melihat adanya penyelidikan tersebut sebagai bentuk keseriusan dari pihak aparat penegak hukum dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah.

"Semua pihak harus sangat hati-hati dalam menjalankan amanah rakyat ini," pungkas  Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.

Komentar

Loading...