Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Update

Rencana Turnamen High Domino di Samadua Aceh Selatan Dibatalkan 

Rencana Turnamen High Domino di Samadua Aceh Selatan Dibatalkan 
Ilustrasi tangkapan layar permainan High Domino

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com - Turnamen High Domino Island FaFaFa yang rencananya akan diselenggarakan di salah satu rumah makan di kawasan Samadua, Aceh Selatan pada 26 September 2020 mendatang telah dibatalkan.

Pembatalan turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp 2 juta itu karena berlawanan dengan fatwa yang dikeluarkan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh tentang permainan judi online dan permainan high domino island dapat dikategorikan judi online.

Kepala Sekretariat MPU Aceh Selatan, Teuku Masrizal, saat dihubungi anteroaceh.com, Selasa (22/9/2020) membenarkan jika turnamen High Domino Island tersebut dibatalkan.

"Benar, kita dari MPU Aceh Selatan sudah meminta  turnamen high domino fafafa itu untuk dibatalkan, kita sudah berkoordiansi dengan pihak terkait termasuk Keuchik setempat," ungkapnya.

Menurut Masrizal, game fafafa sudah memasuki katagori game judi online. Bahkan, kata dia, game Domino Island juga merupakan turunan dari game PUBG, dimana fatwa haram game PUBG sudah duluan dikeluarkan oleh MPU Aceh.

"Permainan ini kan sudah termasuk kategori judi, hanya saja ini judi online, jadi yang dinamakan judi sudah pasti diharamkan, maka dari itulah kita tetap membatalkan turnamen high domino island tersebut," jelasnya.

Masrizal mengaku, jika MPU Aceh Selatan sudah berkoordinasi dengan Polsek Samadua, Satpol-PP dan Keuchik setemoat, supaya tidak melanjutkan turnamen High Domino Island tersebut.

"Disini perlu kami sampaikan juga, yang melakukan eksekusi bukanlah MPU Aceh Selatan, namun eksekusi merupakan ranahnya pihak polisi dan Satpol-PP,  karena MPU hanya sebatas mengeluarkan fatwa saja," pungkasnya.

Sebelumnya sebuah selebaran beredar luas di jejaring media sosial tentang akan diselenggarakannya perlombaan High Domino FaFaFa, dengan uang pendaftara Rp.150 ribu dan memperebutkan hadiah Rp.2 juta.

Namun setelah MPU melakukan koordinasi dengan pihak terkait perlombaan itu batal dilaksanakan.

Komentar

Loading...