Misteri Kematian Driver Grab Chiw Yet Hau di Gunung Salak Mulai Temui Titik Terang

Misteri Kematian Driver Grab Chiw Yet Hau di Gunung Salak Mulai Temui Titik Terang
Chiw Yet Hau

LHOKSEUMAWE,ANTEROACEH.com – Misteri kematian driver Grab asal Medan Chiw Yet Hau yang jasadnya ditemukan di lereng jurang Gunung Salak, Nisam Antara Aceh Utara beberapa hari lalu mulai menemui titik terang. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto kepada anteroaceh.com, Rabu (9/6/2021) menjelaskan saat ini Sat Reskrim sedang memburu pelanggan terakhir yang diangkut korban dari Medan ke Lhokseumawe. 

Baca: Jasad Wanita di  Gunung Salak adalah Chiw Yet Hau, Driver Grab Asal Medan; Korban Perampokan

“Alhamdulillah sudah ada titik terang, proses penyelidikan masih dilakukan anggota di lapangan, dugaan awal kita penumpang terakhir adalah pembunuh driver Grab ibu Chiw Yet Hau,” ungkap Eko Hartanto.

Ia juga menambahkan, sejak tidak kembali ke Medan, pihak keluarga juga berusaha mencari dan menyebar data korban ke media sosial, karena korban tidak bisa dihubungi dengan Handphone sejak Kamis pekan lalu.

“Keluarga dari Medan juga sempat berusaha mencari keberadaan korban karena Hp korban tidak aktif sejak dikabarkan berangkat menuju ke Lhokseumawe, mohon doanya agar petugas di lapangan segera bisa menciduk pelaku,” lanjut Kapolres.

Sebelumnya dikabarkan, Jasad wanita yang ditemukan tak bernyawa di lereng Gunung Salak, Nisam Antara, Aceh Utara pada Minggu (6/6/2021) sore  berhasil diidentifikasi. Korban adalah Chiw Yet Hau (58) asal Kota Medan, berprofesi sebagai driver Grab.

Informasi yang diperoleh, korban membawa penumpang  berangkat dari Kota Medan tujuan Kota Lhokseumawe pada Kamis  3 Juni 2021 lalu dengan mobil plat BK 1521 ZP. Terakhir kontak dengan anak saat korban mulai berangkat. 

Korban dikabarkan tinggal di kawasan jalan Metal, Gang Budi, no 21/22  Kecamatan Medan Labuhan, Medan. “Benar korban adalah Chiw Yet Hau, sudah ada keluarganya, barusan jasadnya sudah dibawa pulang keluarga ke Medan,” ungkap Humas RSUD Cut Meutia, Jalaluddin,  Senin (7/6/2021).

Komentar

Loading...