Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Menjelang Ramadhan Harga Bumbu Dapur di Aceh Relatif Stabil  

Menjelang Ramadhan Harga Bumbu Dapur di Aceh Relatif Stabil  
Yuyun salah seorang pedagang di Jalan H. Ilyas Blangpidie, Abdya (Foto: Ilyas /anteroaceh.com)

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Mejelang bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, harga sejumlah bumbu dapur di Aceh relatif statbil.

Di pasar tradisional Peunayong, Banda Aceh misalnya, harga tomat Rp. 8 ribu per kilogram, harga ini masih sama seperti sebelumnya. Harga cabai merah Rp. 25 ribu per kilogram, sedangkan harga bawang putih Rp. 40 ribu perkilogram.

“Harga bawang merah saat ini mengalami sedikit kenaikan, harga bawang bagus biasa dapat Rp.35 ribu, sekarang udah Rp.44 ribu perkilo, dan ini kwalitas bagus,” ungkap salah seorang pedagang di pasar Peunayong, Noval kepada anteroaceh.com (14/4/2020).

Selain di Banda Aceh, harga bumbu dapur juga terbilang stabil di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Hanya saja harga jahe merah mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

"Yang mengalami kenaikan harga selama virus corona cuma jahe merah, kalau bahan sembako dapur lainnya masih tergolong stabil," kata Yuyu, pedagang  di pasar pagi, Jalan. H. Ilyas, Blangpidie.

Yuyun merincikan, harga tomat, cabai kering, bawang merah, bawang putih, kentang dan jahe biasa,  masih sama seperti harga sebelumnnya.

"Harga bahan dapur yang mengalami penurunan drastis cabai rawit, kalau sebelumnya Rp 30 ribu, kini harganya Rp 20 hingga Rp 15 ribu perkilo,” terang Yuyun.

Yuyun mengaku, selama wabah corona penghasilannya penurunan dari sebelumnya. Sebab jumlah pembeli juga ikut berkurang.

"Kalau sebelum corona, pembeli tidak hanya didalam wilayah Abdya saja, ada yang dari Kabupaten Nagan dan Aceh Selatan,” tambahnya. || ILYAS / LALA NURMALA 

Komentar

Loading...