Mengaku Perwira TNI untuk Tipu Teman Wanitanya, Warga Aceh Tamiang Ditangkap di Banda Aceh 

Mengaku Perwira TNI untuk Tipu Teman Wanitanya, Warga Aceh Tamiang Ditangkap di Banda Aceh 
Pelaku dugaan penggelapan laptop teman wanitanya berinisial IY (25) warga Aceh Tamiang yang diamakan di Mapolresta Banda Aceh. (Foto: Polresta Banda Aceh)

BANDA ACEH - Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang pria berinisial IY (25) warga Kabuputen Aceh Tamiang yang berdomisili di Banda Aceh, Kamis (4/11/2021) sore di kosnya daerah Gampong Neusu, atas dugaan penggelapan laptop milik teman wanitanya. 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan pelaku kenal dengan korban melalui Aplikasi Tantan dan mengaku sebagai seorang perwira TNI. 

“Awal perkenalan antara korban dengan pelaku melalui Apk Tantan. Kemudian pasca berkenalan, keduanya baru bertemu hanya satu kali saja," terang AKP Ryan, Jum'at (5/11/2021). 

Dijelaskan Ryan,  kejadiannya pada hari Senin (1/11/2021) sekitar jam 16.00 WIB, IY menghubungi korban PANI warga Banda Aceh untuk mengajak berjumpa dan memintanya untuk menjemput pelaku di pintu gerbang Perumahan Perwira Gampong Nesu Jaya, Banda Aceh.  

“Setelah berjumpa, pelaku IY mengajak korban untuk berjalan-jalan sekitar kota Banda Aceh menggunakan sepeda motor milik korban. Dalam perjalanan pulang, pelaku IY meminta korban untuk meminjamkan laptop milik korban yang akan digunakan untuk membuat laporan pekerjaan,” sambung Kasatreskrim.  

Saat itulah pelaku memberi tahu kepada korban, bahwa identitas pelaku adalah seorang anggota perwira TNI. Setiba di pintu gerbang komplek Ajendam IM, korban menyerahkan laptop merk Lenovo warna hitam type G40 miliknya kepada pelaku dengan janji akan di kembalikan keesokan harinya. Namun HP pelaku mulai tidak dapat dihubungi, sehingga korban pun merasa dirinya telah ditipu.   

Dari hasil pemeriksaan, sebut Ryan, pelaku mengakui telah meminjam laptop korban dengan maksud ingin memiliki dan tidak mau mengembalikan kepada korban lagi dengan niat akan menggadaikan kepada orang lain guna memperoleh uang. 

"IY saat ini meringkuk di sel Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama empat tahun," pungkas AKP Ryan.

Komentar

Loading...