Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Mengaku Lahannya Dicaplok untuk Tambang, Mantan Anggota DPRK Aceh Jaya Lapor ke YARA  

Mengaku Lahannya Dicaplok untuk Tambang, Mantan Anggota DPRK Aceh Jaya Lapor ke YARA  

MEULABOH, ANTEROACEH.com- Seorang mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya periode 2004-2009, Muhammad Yahya Abdul Wahab membuat pengaduan terkait aktivitas tambang batu gajah yang dilakukan di atas lahan miliknya ke Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kabupaten Aceh Barat, Selasa(23/6/2020).

Ia menduga pencaplokan lahan miliknya itu dilakukan oleh HA, salah seorang warga Gampong Teumareum, Kecamatan Indra Jaya, Kecamatan Lamno, Kabupaten Aceh Jaya.

"Iya benar terkait pengaduan tersebut, saat ini kita sedang pelajari lebih lanjut laporan itu, dan jika dari beberapa dokumen yang ditunjukkan kepada kita seperti surat-surat kepemilikan lahan, maka kuat jika lahan itu memang milik bapak Yahya," Ungkap Ketua YARA Kabupaten Aceh Barat,Hamdani kepada wartawan di Meulaboh.

Dikatakan Hamdani, jika benar nantinya terjadi perampasan lahan, maka jelas hal itu adanya tindak pidana yang dilakukan atas kasus itu, dan dirinya berencana melaporkan pelaku dugaan perampasan tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Aceh.

Adapun lokasi lahan milik mantan anggota DPRK itu berada di Dusun Kulam Itek, Gunong Leubok, Desa Keude Unga, Kecamatan Idra Jaya dengan luas lebih kurang dua hektar.

Akibatnya, pengadu mengalami kerugian berupa tanah beliau dikeruk, lalu tanaman di lahan itu rusak akibat pengambilan batu gajah.

"Atas dugaan ini, kita bersama pengadu berencana melaporkan kasus tersebut kepada Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dan juga meminta kepada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Aceh untuj melakukan peninjauan kembali atas pemberian izin usaha pertambangan (IUP) Operasi Produksi komuditas batuan (batu gunung) kepada saudara HA," pungkas Hamdani.

Komentar

Loading...