Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Masyarakat Bubarkan Demo Tolak Habib Rizieq di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh

Masyarakat Bubarkan Demo Tolak Habib Rizieq di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Puluhan massa yang diduga bukan dari kalangan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS), di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu(16/12/2020).

Dalam aksinya massa yang tidak diketahui asal usulnya itu terlihat menggunakan sejenis baju almamater layaknya mahasiswa namun tanpa logo kampus.

Mereka juga membawa sejumlah artribut dan spanduk yang salah satunya bertuliskan penolakan kedatangan HRS ke Aceh. Kemudian lagi, foto Imam FPI tersebut juga disilangkan tanda merah disetiap spanduk.

Awalnya aksi berjalan kondusif dan dijaga polisi, namun beberapa saat kemudian, sejumlah masyarakat tiba dan meneriaki massa karena tidak terima dan membubarkan paksa.

Presiden Mahasiswa Uin Ar-Raniry, Reza Hendra Putra mengatakan dirinya Bersama masyarakat turut membubarkan aksi tersbeut.

"Aksi tadi itu bukan mahasiswa, tadi saya ada di lapangan dan ikut memantau aksi tersebut untuk memastikan ada tidak mahasiswa dari kampus saya, ataupun ada tidak mahasiswa yang pakai almamater," ucap Reza saat dikonfirmasi anteroaceh.com

Ia melanjutkan, setelah dilakukan pengecekan ternyata peserta aksi tersebut ada yang masih anak- anak, ibu- ibu dan almamater yang dikenakan juga sama sekali tidak ada logo kampus.

"Aksi tersebut penuh tanda tanya dan diduga mengarah kepada aksi bayaran dan kita perlu usut siapa yang bayar dan apa yang menjadi kepentingannya," tambah Reza.

Ia mengaku juga sempat bertanya langsung kepada peserta aksi namun tidak ada jawaban. Peserta aksi juga terlihat agak ketakutan saat dibubarkan paksa oleh masyarakat.

Namun demikian, Reza berharap kepada masyarakat untuk tidak membully peserta aksi tersebut tanpa melihat langsung dan menganalisis terlebih dahulu karena menurutnya mereka juga tidak tahu apa-apa. Sangat disayangkan ada sebagian masyarakat yang ikut membubarkan tadi juga ikut membully ibu-ibu peserta aksi.

"Tentunya yang harus dilakukan kawan-kawan semua berpikir lebih kritis, terbuka dan bijaksana terkait dengan aksi tadi dan yang perlu kita selidiki adalah siapa dibalik itu," pungkas Reza Hendra Putra.

Komentar

Loading...