Masih Menyusui, Seorang Ibu di Aceh Timur Terpaksa Bawa Anaknya ke Penjara

Masih Menyusui, Seorang Ibu di Aceh Timur Terpaksa Bawa Anaknya ke Penjara

IDI, ANTEROACEH.com – N warga Bantayan, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur terpaksa membawa anaknya yang masih menyusui ke dalam penjara bersama dirinya dinyatakan bersalah dalam perkara kekerasan terhadap anak di bawah umur. 

Ia divonis 8 bulan penjara karena terbukti melakukan penganiayan terhadap anaknya yang masih dibawah umur.

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Timur, Indra Kusmeran mendesak Pemerintah Aceh Timur untuk memberikan perlindungan terhadap anak tersebut.

“Bagaimanapun keadaannya, Lembaga Pemasyarakatan bukanlah tempat yang layak bagi anak di bawah umur," kata Indra dalam keterangan pers yang diterima anteroaceh.com, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya, Pemerintah melalui Dinas Sosial wajib memberikan perlindungan terhadap anak di bawah umur dan memberinya kehidupan yang layak.

Seharusnya, kata Indra perkara ini, juga patut menjadi perhatian DPRK Aceh Timur. Khususnya, Komisi yang membidangi persoalan anak.

“YARA mendesak DPRK Aceh Timur, agar segera mengambil langkah untuk memberi perlindungan terhadap anak tersebut,” tegasnya.

“Kita berharap, anak itu nantinya memperoleh hak-hak mereka sebagaimana yang dilindungi oleh undang-undang perlindungan anak,” pungkasnya.

Komentar

Loading...