Mari Bantu Nuri, Bocah Penderita Penyempitan Saraf asal Aceh Utara

Mari Bantu Nuri, Bocah Penderita Penyempitan Saraf asal Aceh Utara

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Hanya bisa terkulai lemas di pembaringan, tidak bisa berdiri, apalagi jalan. Bahkan tidak bisa lagi berbicara. Itulah penderitaan Nuri Santya, bocah lima tahun yang mengalami penyempitan saraf akibat kecelakaan sepeda motor setahun lalu. Tubuhnya sangat kurus.

Setahun lalu, tepatnya sebelum kecelakaan terjatuh dari sepeda motor, Nuri adalah bocah perempuan periang, bahkan tergolong cerdas. Di desanya di Gampong Lhok Merbo, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara dia dikenal baik dan suka bergaul sesama teman seusianya.

Ironis, orang tua Nuri keluarga tak mampu, Ayahnya Mahyeddin hanya seorang pemulung, jangankan biaya berobat, untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja kesulitan. Akibatnya  tidak mampu membiayai pengobatan Nuri secara maksimal. Sedangkan ibunya mengalami cacat fisik sehingga tak bisa bekerja.

Bahkan Mahyeddin bercerita pernah kehabisan uang makan saat mengobati anaknya itu di rumah sakit, akibatnya Nuri terpaksa dibawa pulang ke rumah dan hanya bisa berobat jalan, itupun ketika ada uang, atau ada bantuan dari pihak lain termasuk keluarga dekatnya.

“Anak saya menderita penyempitan saraf akibat kecelakaan setahun lalu, padahal saat itu dia tidak terluka, kami baru tahu setelah diperiksa medis,” kata Mahyeddin , Kamis (19/12/2019).

Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan Mahyeddin dan istri, namun balum ada tanda-tanda Nuri sembuh. Ia berharap ada para pihak yang bisa membantu pengobatan Nuri hingga sembuh, apalagi mengingat putri cantiknya itu sakit setelah kecelakaan,  pasti ada upaya medis yang bisa menyembuhkan Nuri.

“Saya hanya bisa berharap ada pihak yang bisa membantu biaya pengobatan. Saya yakin Nuri bisa sembuh dan kembali normal seperti sediakala,” pungkas Mahyeddin penuh harap.

Komentar

Loading...