Mantan Pejabat PUPR Kota Lhokseumawe : Sabu itu Bukan Milik Saya 

Mantan Pejabat PUPR Kota Lhokseumawe : Sabu itu Bukan Milik Saya 

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Polres Lhokseumawe menggelar konferensi pers perkara dugaan penyalahgunaan narkotika golongan satu oleh oknum mantan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe Mulkan  (42) di Mapolres, Jum'at (19/3/2021).

Saat diwawancara wartawan Mulkan mengaku saat penangkapan sedang memasang lampu dan rencananya akan membeli nasi goreng bersama anak semata wayangnya. Tiba-tiba didatangi anggota kepolisian dari Satres Narkoba Polres Lhokseumawe.

Ia dan istrinya merasa aneh karena ditemukan sabu-sabu sebanyak 1,12 gram dari kantong celana jeans saat proses penggeledahan di dalam rumah.

“Saya mengakui selama dua bulan pakai sabu, untuk meredam sakit penyakit gula yang saya alami. Namun barang yang ditemukan itu bukan milik saya,” jelasnya.

Menurutnya, saat penggeledahan dilakukan ikut disaksikan sang istri, dan istrinya juga merasa kaget dengan kejadian itu.

“Waktu bezuk saya di sel kemarin istri saya merasa kaget dengan barang bukti itu, namun saya bilang ke istri agar tidak berprasangka buruk itu ‘barang tempel’ polisi, coba ingat lagi mungkin ada orang lain yang datang ke rumah,” jelasnya lagi.

Saat wawancara Mulkan juga meminta keadilan kepada pihak Kapolres Eko Hartanto, agar dirinya bisa direhab, karena dia hanya memakai sabu-sabu untuk meredam sakit di kaki yang selama ini luka akibat diabetes dan asam urat.

Sementara itu Kapolres Lhokseumawe dalam kesempatan itu menjelaskan M ditangkap di rumahnya di Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti pada 17 Maret lalu sekitar pukul 19.30 WIB.

Hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 1,12 gram Selain itu juga terdapat satu handphone. 

“M mengaku beberapa bulan lalu sering memakai sabu bersama I di kamar rumahnya, I sudah dimasukkan dalam DPO,” jelas AKBP Eko Hartanto.

Komentar

Loading...