Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Maling Gasak Toko Ponsel di Pasar Krueng Mane Aceh Utara

Maling Gasak Toko Ponsel di Pasar Krueng Mane Aceh Utara

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Maling kembali beraksi  di Pasar Inpres Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara . Toko Ponsel “Yun Cell” milik Syahrul (40) dibobol pelaku pada  Sabtu  (6/2/2021) dinihari.

Informasi yang diperoleh,  kejadian pencurian itu diketahui saat korban hendak membuak toko dan kaget setelah mengetahui pintu sudah dalam kondisi terbuka. Saat dicek ke dalam, ternyata lima unit Hanphone beragam merek telah hilang.

Pemilik toko mengaku selain hilang Handphone, sejumlah kartu perdana, voucher paket data dan cas Hp ikut digondol maling. Korban juga mengaku merugi hingga 10 juta lebih.

“Tadi waktu mau buka toko ternyata pintunya sudah tidak terkunci lagi, saya cek kedalam beberapa Handphone dan barang hilang temasuk voucher paket data,” jelasnya.

Ia mengaku sudah dua kali kemalingan, pertama terjadi pada 23 Januari lalu. Saat itu pelaku juga berhasil menggasak sejumlah handphone. Saat kejadian memang tidak ada orang di toko, karena saat malam hari toko ditutup dan ia harus pulang ke rumah.

Syahrul mengaku telah membuat aduan ke Polsek setempat  dan berharap pelakunya bisa ditangkap, karena pencurian semakin marak di lokasi pasar di pusat ibukota kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bireuen tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Muara Batu Muara Batu Ipda Herman Syahputera membenarkan  sudah menerima laporan pencurian tersebut dari korban dan saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan.

“Kita sudah terima laporan pencurian di toko ponsel itu dan saat ini kita sedang selidiki untuk mengungkap pelakunya,” singkat Ipda Herman. 

Kabar sebelumnya , pada 27 Januari lalu, toko rempah-rempah di pasar kecamatan itu juga dibobol maling. Uang Rp 2 juta berhasil dibawa lari maling. Tak hanya itu , pelaku juga merusak sejumla barang dagangan milik korban.

Yeni mengaku selama ini banyak ruko di pasar tersebut digasak maling, namun pelakunya belum ditangkap. Ia dan para pedagang mengaku kecewa, karena sudah membayar retribusi pasar yang didalamnya sudah masuk uang keamanan, namun faktanya maling seperti leluasa beraksi.

Komentar

Loading...