Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Mahasiswa Cantik Aceh Utara Terpilih Sebagai Excellent International Student di Wuhan

Mahasiswa Cantik Aceh Utara Terpilih Sebagai Excellent International Student di Wuhan
Nia Alfi Khaira

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Nia Alfi Khaira asal Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, baru-baru ini terpilih sebagai Excellent International Student Award. Ia tercatat sebagai mahasiswa Master of Psychology di Central China Normal University, Wuhan, Provinsi Hubei.

Menurut Nia, award tersebut diberikan setiap tahunnya ketika semester genap. Para penerima award terpilih berdasarkan seleksi dari para dosen, vote dari teman kelas dan seleksi dokumen oleh pihak kampus. 

"Like I can’t believe it. I was so shock. Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur. Apalagi saat saya lagi down,mandeg, bahkan lagi gak mood belajar sama sekali tiba-tiba dapat kabar seperti ini, ya bahagia. Jadi kepuasan bagi diri sendiri dan menjadi semangat untuk diri sendiri juga," ujar Nia kepada ANTEROACEH.com, beberapa waktu lalu.

Sebenarnya, lanjut Nia, ini bukan akhir dari penentuan, justru tantangan baru dimulai, tantangan buat diri sendiri. Bagaimana dirinya bisa mempertanggungjawabkan ilmu yang sudah diperolehnya, termasuk mempertahankan prestasi yang sudah dipercayakan oleh pihak kampus. 

"Di kampus ada beberapa jenis award yang diberikan untuk mahasiswa berprestasi. Mulai dari Excellent International Student, Diligent Student 3 outstanding ekstrakurikuler award dan lainnya. Namun tingkat tertinggi ya Excellent Student ini," ucap Nia.

Kata Nia, selama pandemi ini, setiap lima hari dalam sepekan kecuali Sabtu dan Minggu, mahasiswa kampusnya selalu kuliah online. 

"Kita belajar terus-menerus. Sebulan sebelum ujian kita sudah mulai persiapan, supaya semua materi yang kita pelajari benar-benar kita kuasai. Sistem belajarnya online, kita pakai aplikasi khusus yang dikasih dosen, beda mata kuliah beda aplikasi, tergantung dosennya mau pakai yang mana. Kalau di Indonesia umumnya pakai zoom kan, kalau kita ada beberapa, mana yang dosen mau ya kita ikuti. Kuliahnya live, camera always on. Seperti kuliah biasa, cuma bedanya online aja," beber Nia.

Selain kuliah online, selama pandemi Nia juga menyibukkan diri dengan aktivitas lainnya yang bisa dilakukan di rumah. Di antaranya membaca buku, cooking, olahraga, dan berselancar di YouTube. 

"Apapun itu, usaha tidak pernah mengkhianati hasil, namun harus selalu diiringi dengan doa. Sebenarnya belajar itu tantangan untuk diri kita sendiri, sejauh mana kita sanggup kendalikan diri kita, suka dukanya belajar juga banyak. Ada satu pepatah Imam Syafi’i yang selalu saya ingat, jika kamu tak sanggup menahan lelahnya balajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan

Belajar itu bukan sebuah paksaan, tapi belajar adalah aset untuk diri sendiri di masa depan," pungkas Nia. 

Komentar

Loading...