Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

LPSE Pemerintah Aceh Mulai Tayang Lelang Proyek Multiyears

LPSE Pemerintah Aceh Mulai Tayang Lelang Proyek Multiyears

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Pemerintah Aceh melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) mulai menayangkan proyek multiyears atau tahun jamak yang sempat dibatalkan oleh DPRA beberapa waktu lalu.

Proyek peningkatan jalan di sejumlah daerah di Aceh itu sempat menjadi polemik karena pihak DPRA membatalkan proyek tersebut dalam siding paripurna  beberapa waktu lalu.

Saat anteroaceh.com mencoba melakukan pengecekan di halaman LPSE pemerintah Aceh pada Rabu (25/8/2020) sejumlah proyek peningkatan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 2 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) itu sudah ditayang:

Adapun proyek yang sudah tayang itu diantaranya:

  1. Peningkatan jalan Peureulak – Lokop – Batas Gayo Lues (segmen III) senilai Rp 223,3 miliar
  2. Peningkatan jalan batas Aceh Timur – Kota Karang Baru Rp 69.8 miliar
  3. Peningkatan jalan Sinabang - Sibigo Rp 83 miliar
  4. Peningkatan jalan batas Aceh Selatan - Kuala Baru - Singkil – Telaga Bakti Rp 72,6 miliar
  5. Peningkatan jalan Simpang Tiga Redelong – Pondok Baru – Samar Kilang Rp 252,7 miliar
  6. Pembangunan bendung D.I Sigulai Kabupaten Simeulu Rp 178,5 miliar
  7. Peningkatan jalan Nasreuhe - Lewak – Sibigo Rp 165 miliar
  8. Peningkatan jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen II) Rp 139,9 miliar
  9. Peningkatan jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen I)Rp 139 miliar
  10. Peningkatan jalan batas Aceh Timur – Pining – Blangkejeren Rp 181,9 miliar
  11. Peningkatan jalan Blangkejeren – Tongra – Batas Aceh Barat Daya Rp 396 miliar
  12. Peningkatan jalan Peurelak – Lokop – Batas Gayo Lues (segmen II) Rp 205,8 miliar
  13. Peningkatan jalan batas Gayo Lues – Babahroet Abdya Rp 125,4 miliar
  14. Peningkatan jalan Peurelak – Lokop – Batas Gayo Lues (Segmen I) Rp 201,9 miliar
  15. Peningkatan jalan Janthoe – Batas Aceh Jaya Rp 148,5 miliar

Komentar

Loading...