Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Lima Terduga Teroris Aceh adalah Jaringan ISIS Al Quraishi 

Lima Terduga Teroris Aceh adalah Jaringan ISIS Al Quraishi 
(Foto: kompas.com)

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Lima anggota terduga teroris ditangkap  di beberapa wilayah di Aceh dalam dua hari terakhir  oleh tim Densus 88 Mabes Polri. Mereka dikaitkan dengan teror bom bunuh diri di Mapolresta Medan  dan perakit bom di Universitas Riau.

Pengamat teroris  Al Chaidar menganalisa mereka sisa dari kelompok Az-zumar alias Maulana salah satu pentolan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Indonesia dan masih berhubungan dengan kelompok Firqoh Abu Hamzah yang ditangkap di Cibinong.

“Saya belum bisa memastikan kelima itu dari kelompok mana, karena polisi belum menyebutkan nama-nama yang ditangkap. Namun dari wilayah ditangkap, kemungkinan mereka adalah kelompok jaringan Az Zumar alias Maulana yang berhubungan dengan Firqoh Abu Hamzah yang ditangkap Densus 88 di Cibinong,” jelas Al Chaidar, Sabtu (23/1/2021).

Katanya, bila polisi menyebutkan kelima orang itu terkait dengan bom bunuh diri di Mapolresta Medan dan Polda Riau bisa disimpulkan bagian dari kelompok Kampar Riau. Pastinya mereka berafiliasi dengan ISIS Al Quraishi yang berbasis di Suriah.

Menurut Dosen   Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh tersebut, keberadaan sejumlah kelompok ISIS baru itu hanya tersisa belasan orang. Karena sebelumnya Densus telah menangkap lebih kurang 50 kelompok itu di berbagai daerah.

“Mereka hanya singgah di Aceh dan tidak berencana untuk melakukan teror. Karena biasanya kelompok ini hanya menyasar aparat kepolisian di kota-kota besar seperti di Kota Medan dan sejumlah kota di pulau Jawa,” jelasnya lagi.

Sebelumnya dikabarkan, Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap lima orang terduga teroris di beberapa lokasi terpisah di Aceh. masing-masing berinisial  RA (41), SA alias S (30), UM alias AZ alias TA (35), SJ alias AF (40) dan MY (46).

Penangkapan dimulai sejak  Rabu malam sekira pukul 19.45 WIB di jalan Blang Bintang, Krueng Raya, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, yaitu terhadap  RA (41) warga Langsa Kota dan SA alias S (30) warga Banda Baro, Aceh Utara.

Selanjutnya  UM alias AZ alias TA (35) ditangkap  pada Kamis sekira pukul 10.00 WIB di Pasar Simpang 7 Ulee Kareng, Kecamatan Ulee Kareng. Pada malamnya sekitar pukul 20.00 WIB petugas kembali berhasil mengamankan SJ alias AF (40) di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa dan MY (46) diamankan di Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

"Kelima terduga teroris ini diduga terlibat dalam jaringan Bom Polrestabes Medan, dan juga terlibat dalam pembuatan bom jaringan teroris yang ditangkap di wilayah Riau," ungkap  Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Sabtu (23/1/21)siang.

Mereka juga berencana membuat bom yang akan digunakan untuk aksi teror di wilayah Aceh, serta berencana berangkat ke Afghanistan untuk bergabung dengan kelompok Daulah ISIS.

Barang bukti yang berhasil disita dari aksi penangkapan itu berupa bahan pembuat bom, 1 kilogram pupuk Kalium Nitrat, 250 gram The Organic Stop Actived Charcoal (bubuk arang aktif) 1 botol (2.000 pcs) peluru gotri silver cosmos 6 mm, beberapa potongan pipa besi sebagai alat pembuatan dan isi bom.

Sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kelompok tersebut juga ikut disita , diantaranya buku catatan sebagai penyampaian pesan yang berisi ancaman terhadap TNI/Polri, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh.

Komentar

Loading...