Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Lahan Bekas HGU PT CA Tak Kunjung Dibagikan, Bupati Abdya Digugat

Lahan Bekas HGU PT CA Tak Kunjung Dibagikan, Bupati Abdya Digugat

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, SH digugat karena hingga hari ini belum juga membagikan lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT. Cemelang Abadi sebagaimana yang telah dijanjikan sebelumnnya.

Gugatan itu ajukan oleh selah seorang warga Abdya, Suhaimi ke Pengadilan Negeri Blangpidie, Rabu (18/11/2020) dengan register perkara Nomor 5/Pdt.G/2020/PN Bpd tanggal 18/11/2020.

Suhaimi mengaku gugatan tersebut diajukan untuk mempertegas komitmen Bupati terkait pembagian lahan bekas HGU PT Cemerlang Abadi yang sudah sangat sering disampaikannya ke publik.

 "Oleh karena itu, saya sebagai warga Abdya ingin melihat langsung komitmen Bupati apakah akan membagikan lahan yang sudah tersedia atau hanya menjadikannya sebagai isu belaka," kata Suhaimi, Kamis (19/11/2020).

Menurut Suhaimi, pembagian lahan bekas HGU milik PT CA yang sudah menjadi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) itu sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 tahun 2018 tentang Reforma Agraria pada pasal  7 ayat (1) huruf a.

“Objek redistribusi tanah sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 huruf a meliputi tanah HGU dan HGB yang telah habis masa berlakunya serta tidak dimohonkan perpanjangan dan/atau tidak dimohon pembaruan haknya dalam jangka waktu 1 (satu) tahun setelah haknya berakhir," jelas Suhaimi yang juga pengurus pada Yayasan Advokasi Rakyat Aceh.

Harusnya sambung Suhaimi, Bupati sudah membagikan lahan tersebut setelah PT CA melepaskan lahan seluas 2668,82 itu.

"Lahan tersebut dapat digunakan oleh masyarakat untuk diusahan sebagai lahan pertanian maupun pembangunan fasilitas umum dan sosial, kalau Bupati serius untuk membagikan lahan TORA tersebut maka tidak sulit dilaksanakan, tinggal mengacu pada Perpres 86/2018," kata Suhaimi.

Menurut Suhaimi, dengan lamanya pembagian lahan tersebut, secara tidak langsung Bupati melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan masyarakat Abdya.

"Secara hukum argumentasinya sudah saya tuangkan dalam gugatan yang saya daftarkan hari ini," terang Suhaimi yang juga pengurus pada Yayasan Advokasi Rakyat Aceh.

Untuk diketahui, dalam gugatannya Suhaimi meminta Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie untuk memerintahkan Bupati agar segera melakukan pembagian lahan TORA bekas HGU PT Cemerlang Abadi kepada masyarakat, dan juga pembangunan fasilitas umum dan sosial lainnya yang di butuhkan oleh masyarakat khususnya di Kecamatan Babahrot. 

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...