Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Lagi, Dua Pengedar Sabu Diringkus di Banda Aceh

Lagi, Dua Pengedar Sabu Diringkus di Banda Aceh

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Satresnarkoba Polresta Banda Aceh kembali meringkus dua pengedar sabu-sabu di Kawasan Panteriek, Banda Aceh, Jum'at (1/12/2020) malam.

Adapun kedua tersangka merupakan warga Peuniti dengan inisial masing- masing YJ(19) dan RI (23) yang ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatresnarkoba AKP Raja Aminuddin Harahap mengatakan, selama kurun waktu dua hari diawal tahun 2021, Satresnarkoba sudah menangkap empat pelaku penyalahgunaan narkotika.

"Empat pelaku telah kita amankan di Polresta Banda Aceh kurun waktu dua hari. Ini tentunya akan bertambah lagi, dimana warga sudah bosan melihat tingkah laku pengguna dan pengedar narkotika di wilayah hukum Polresta Banda Aceh sehingga melaporkan kepada pihak kepolisian," ucap AKP Raja Aminuddin Harahap.

Polisi lanjutnya pertama sekali mengamankan YJ yang sedang berhenti di tanggul gampong Panteriek menggunakan sepeda motor Honda Beat.

"Saat kami lakukan penggeledahan, ditemukan narkotika jenis sabu di dalam saku celana sebelah kiri dan dalam celana dalam yang digunakannya," tambah Kasatresnarkoba

Setelah dilakukan interogasi, YJ mengatakan sabu itu diperoleh dari ZF alias Sulthan sebanyak 2,5 Gram dan telah diserahkan kepada RI sebanyak dua bungkusan dengan ukuran masing - masing 1,5 Jie,

Namun tambah AKP Raja, setelah dilakukan penangkapan terhadap RI, saat dilakukan penggeledahan, polisi tidak menemukan barang bukti lainnya, lalu kedua pelaku digelandang ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurut keterangan dari YJ, ia mengakui bahwa telah menguasai narkotika jenis sabu sebanyak 12 paket saat itu, yang diperoleh dari ZF dengan cara dikirim melalui jasa pengiriman PT. Garuda Aceh Trans di Lueng Bata sebanyak satu bungkusan dengan berat 2,5 gram pada Jum'at malam.

"Saat itu, YJ langsung membagikan narkotika jenis sabu dengan dua bagian dan menyerahkan kepada RI untuk dijual kepada orang lain. Sementara itu, saat dilakukan pemeriksaan terhadap RI, ia mengakui menerima sabu dari YJ di gampong Peuniti pada malam itu juga," sambung Kasatresnarkoba lagi.

Lalu, RI menjual kepada orang lain di Sekolah Dasar Negeri 3 Banda Aceh dengan cara melemparkan sabu tersebut sebanyak dua kali kepada pembeli dengan harapan uang akan diambil setelah terjual.

"Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 12 bungkusan plastik bening yang berisikan serbuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, satu timbangan digital,
satu botol permen merk Xylitol, dua unit handphone dan dua unit sepeda motor" kata Kasatresnarkoba.

Terhadap YJ dan RI, dijerat  dengan Pasal 112 ayat (1) pasal 114 ayat (1) dari UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun, pungkas AKP Raja Aminuddin Harahap.

Komentar

Loading...