Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kurangnya Pasokan Solar di Abdya, Sopir Truk Saling Adu Mulut

Kurangnya Pasokan Solar di Abdya, Sopir Truk Saling Adu Mulut
Antrian truk dan mobil di SPBU Susoh. Ilyas

Blangpidie, Antero Aceh - Akibat kekurangan Solar, puluhan mobil Truk mengalami antrian panjang di terminal Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (2/10/2018).

Antrian panjang tersebut mulai dari lapangan bola kaki Desa Pantai Perak, Kecamatan Susoh, Kabupaten setempat, disebabkan lantaran pemasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dibatasi Pertamina.

Menurut informasi anteroaceh.com terima dilokasi, antrian tersebut sejak pukul 7:00 WIB pagi tadi, hingga sampai sekarang, bahkan kemungkinan besar sampai malam.

Akibat dari antrian yang cukup lama tersebut, sehingga sesama pengemudi sempat sedikit beradu mulut, karena tidak adanya budaya antri dilokasi pengisian BBM.

Pernyataan tersebut di benarkan oleh salah seorang sopir truk, yang mana namanya tidak mau disebutkan. Dia merasa kecewa lantaran mobil yang baru masuk langsung mendapatkan BBM, sehingga yang sudah berjam-jam terpaksa harus menunggu lebih lama lagi.

"Sejak dari pagi tadi kami sudah antri disini, sampai sekarang, masak yang baru datang langsung main terobos aja," kecewa sopir truk.

Ia juga mengatakan, kelangkaan solar tersebut kurang lebih sudah satu minggu, sehingga setiap hari mereka terpaksa harus antri berjam-jam, sampai-sampai sesama pengemudi sempat beradu mulut, karena menerobos antrian.

"Kurang lebih sudah satu minggu kami mengantri solar, mau tidak mau kami terpaksa harus antri, karena ini memang kebutuhan yang sangat diperlukan. Bahkan sesama pengemudi sempat beradu mulut karena main terobos antrian se-enak hatinya saja," terangnya.

Ia berharap kepada semua pengemudi agar ada kesadaran sendiri untuk tetap menjaga budaya antri.

"Kita berharap kepada kawan-kawan sopir agar selalu mengikuti barisan antri, karena dengan begitu kita tidak ada selisih paham lagi," harap sopir truk. (Ilyas)

Komentar

Loading...