Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kunyit Aslam, Komoditas Unggulan Lamteuba yang Gantikan Ganja

Kunyit Aslam, Komoditas Unggulan Lamteuba yang Gantikan Ganja
Foto: detik.com

JANTHO, ANTEROACEH.com - Berada jauh di ujung barat Indonesia, Kabupaten Aceh Besar, tak meluluhkan semangat pengabdian Natalina Christanto (42). Perempuan asal Bandung ini menjadi teman setia Lamteuba dalam mengubah stigma negatifnya, terutama soal peralihan budidaya ganja ke kunyit.

Sebagai dokter pertama di Lamteuba yang berhasil memberantas wabah penyakit malaria pasca tsunami Aceh lalu. Natalina terus membantu kegiatan warga pemukiman Lamteuba dalam bidang kesehatan, termasuk membantu produksi serbuk kunyit.

Ini dilakukan Natalina sejak 2010 silam, selepas program pengentasan malarianya selesai. Dia bersama teman-temannya berinisiatif untuk melanjutkan program baru yang dapat mengubah stigma Lamteuba menjadi lebih positif.

"Saya berinisiatif bersama beberapa teman mengumpulkan tokoh-tokoh pemuda, masyarakat kemudian keuchik (kepala desa) hingga kepala mukim jadi kita berkumpul dan membahas ada nggak satu hal bisa kita buat supaya nama Lamteuba ini bisa terangkat," ungkap Natalina beberapa waktu lalu.

"Tersebutlah kunyit di situ, jadi waktu itu saya tanya lebih detil tentang kunyit, kenapa kunyit karena dari sisi kesehatan juga kunyit itu banyak manfaatnya dan sebelumnya juga masyarakat di sana memanfaatkan kunyit ini sebagai jamu-jamuan dan obat-obatan," imbuhnya.

Natalina kemudian bertemu dengan Sulaiman, petani kunyit yang merupakan Keuchik Blang Tingkeum saat itu. Pertemuan ini pula yang membuat Sulaiman tergerak untuk berfokus meningkatkan nilai jual kunyit. Hingga kini, kunyit tersebut sudah memiliki merek tersendiri yang bernama Aslam berarti Asli Lamteuba.

Menurutnya, kunyit Aslam ini sangat bermanfaat bagi kesehatan karena terdapat curcuminoid yang tinggi. Selain minyak atsiri, curcumioid ini berfungsi untuk melindungi sel-sel hati. Kunyit ini juga memiliki sifat antibiotik.

"Jadi itulah kenapa kunyit ini bisa digunakan sebagai obat-obatan karena kandungan antibiotik membantu membunuh atau menetralkan bakteri-bakteri yang mengganggu. Sehingga cocok juga sebagai bahan dasar kosmetik seperti masker," terangnya.

Natalina menilai selain dengan atsirinya, tanah di Lamteuba juga mengandung vitamin dan mineral yang membantu menyuburkan kunyit tersebut.

"Karena banyak mengandung mineral di dalam tanahnya. Mineral-mineral itulah yang diserap oleh kunyit itu sehingga memberikan khasiat lebih pada kunyit yang dihasilkan di Lamteuba ini," katanya.

Kini budidaya kunyit Lamteuba menjadi potensi utama yang terus digalakkan. Berbagai program pun dibuat oleh pemerintah gampong (desa) setempat untuk meningkatkan kualitas budidaya kunyit ini, seperti membuat berbagai pelatihan.

Sementara itu, penggerak budidaya kunyit Lamteuba M. Sulaiman menuturkan meski kunyit di Lamteuba sudah banyak, ia memiliki tantangan baru soal proses biaya pengiriman. Walaupun begitu, ia tetap bersyukur kunyit ini mampu memberikan manfaat bagi warga di sekitarnya.

"Berkat dari kementerian desa yang membantu membuat promosi lewat video (inovasi), alhamdulillah permintaan dari luar itu semakin banyak dan bertambah," ungkapnya.

"Dengan menanam kunyit memang penghasilannya kalau dibandingkan dengan ganja itu sangat tidak masuk dalam kategori besar. Namun kesejahteraan, kenyamanan kehidupan terhadap keluarga anak, dan yang lebih penting mereka tidak di anggap sebagai perusak di daerah kami," tandasnya.

Komentar

Loading...