Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

KPU Sebut C1 Menangkan Prabowo Palsu Jika Beda dengan Situng

KPU Sebut C1 Menangkan Prabowo Palsu Jika Beda dengan Situng
Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kiri). (CNN Indonesia)

ANTEROACEH.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menyampaikan ada kemungkinan ribuan C1 dari Boyolali, Jawa Tengah, yang ditemukan di Menteng, Jakarta Pusat, palsu.

Wahyu menyebut C1 itu palsu jika mencatat data penghitungan suara yang tidak sesuai dengan data yang ditampilkan di Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU.

"Tinggal disandingkan antara C1 yang tertera dalam Situng dengan C1 janggal. Apabila terdapat perbedaan, maka dapat disimpulkan bahwa C1 janggal tersebut adalah palsu," kata Wahyu dalam keterangan tertulis, Selasa (7/5).

KPU hingga saat ini masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Bawaslu untuk memastikan keaslian salinan C1 tersebut.

Namun, Wahyu memastikan Situng bisa menjadi rujukan data resmi KPU bila ditemukan dokumen janggal seperti di Menteng.

"Situng selain merupakan bentuk transparansi hasil pemilu, juga bermanfaat sebagai rujukan apabila ditemukan dokumen C1 yang janggal," ucapnya.

Sebelumnya, Polres Jakarta Pusat menemukan ribuan salinan C1 saat menggelar operasi lalu lintas di kawasan Menteng, Sabtu (4/5). Salinan formulir C1 asal Boyolali itu disimpan dalam beberapa boks dan diangkut menggunakan mobil Daihatsu Sigra.

Ribuan surat suara itu langsung dilaporkan ke Bawaslu Jakpus untuk investigasi. Bawaslu Jakpus mengonfirmasi C1 dari Boyolalu itu mengungkap kemenangan Prabowo-Sandi.

CEO Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga, M. Taufik membantah berada di balik temuan boks berisi formulir C1 yang disebut menguntungkan capres 02 Prabowo-Sandi.

Taufik menyebut temuan C1 itu fitnah bagi kubu Prabowo-Sandi. Dia mengatakan Seknas tak pernah mengumpulkan C1 dari daerah untuk dikirimkan ke pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN).

"Itu bohong, fitnah. Berita itu sama sekali tidak betul, Seknas tidak pernah mengumpulkan C1, tidak pernah mengirimkan C1 ke BPN," kata Taufik di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Sumber : CNN Indonesia

Komentar

Loading...