Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Korban Terseret Arus Sungai di Abdya Belum Ditemukan

Korban Terseret Arus Sungai di Abdya Belum Ditemukan

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Proses pencarian Udin Saputra (45) warga Gampong Babahlung, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang terseret arus sungai Ie Dikila terus berlanjut.

Dalam pencarian, selain melibatkan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, tim SAR Meulaboh, Tagana, TNI, Polri, juga ikut dibantu oleh masyarakat dari  tiga Gampong masing-masing gampong Bahbahlung, Panton Raya dan Mata Mata Ie.

Komandan Tim (Dantim) SAR Meulaboh, Liza Irwansyah saat ditemui anteroaceh.com di lokasi pencarian mengatakan, tim gabungan sampai hari ini masih terus berupaya melakukan pencarian. 

"Kita dari SAR Meulaboh setelah menerima informasi langsung menuju Abdya, untuk membantu pencarian korban bersama dengan tim BPBK Abdya, TNI, Pol-Airut, Tagana yang ikut dibantu oleh masyarakat juga," ungkapnya, Sabtu (12/12/2020).

Kemudian, kata Liza, untuk hari ini tim gabungan memfokuskan pencarian mulai dari posko sementara di daerah Gampong Pulau Kayu,  kearah atas sekitar dua kilometer menuju daerah bendungan irigasi Gampong Babahlung,  dengan menyisir pinggiran sungai menggunakan robin.

"Kalau lebih dari dua kilometer untuk menuju keatas, kita tidak bisa lagi melakukan pencarian keatas lagi, karena air dangkal sehingga robin kita tidak bisa melewati lagi, bahkan kita sudah juga berusaha, akan tetapi juga tidak bisa," jelasnya.

Meskipun begitu, katanya, masyarakat juga ikut membantu pencarian korban dengan menggunakan alat sederhana seperti menggunakan ban dalam bekas mobil dan sampan. Sehingga ini juga menjadi sarana pendukung dalam proses pencarian.

"Alhamdulillah  masyarakat juga ada dalam membantu proses pencarian, dimana mereka mengalir ke bawah dengan memindahkan tempat-tempat dicurigai seperti tumpukan sampah mereka pindahkan," jelasnya.

Liza melanjutkan, dengan cuaca yang masih mendukung, selain menyisiri daerah atas, tim gabungan juga melakukan pencarian hingga ke muara.

"Yang menjadi kendala kita sedikit dilapangan hanya karena airnya masih sangat keruh, sehingga kita tidak bisa melakukan penyelaman, tapi apabila nanti airnya sudah tidak keruh lagi, kita akan berupaya juga untuk melakukan pencarian dengan penyelaman," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPBK Abdya, mengatakan, untuk saat ini pihaknya hanya fokus melakukan pencarian didaerah aliran sungai saja hingga sampai ke mulut muara.

"Hari ini kita hanya fokus disungai, tapi untuk besok tim akan coba melakukan upaya pencarian kelaut, mungkin saja korban ini sudah dilaut, dalam hal ini kita akan berupaya semaksimal mungkin dalam proses melakukan pencarian," katanya.

Amir juga menerangkan, untuk tim gabungan yang melakukan upaya pencarian lebih kurang mencapai 30 orang terdiri dari Basarnas Meulaboh, BPBK Abdya, Pol-Airut, TNI, Polri. Dalam hal ini, kata dia, tim gabungan juga ikut dibantu oleh masyarakat.

"Ini sudah memasuki hari kedua, dan kita tetap akan melakukan pencarian selama tujuh hari kedelapan sesuai dengan Operasional Standar Prosedur (SOP). Tentunya kita berharap dan berdoa, semoga korban secepatnya bisa ditemukan," pungkasnya.

Komentar

Loading...