Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kondisi  Rohingya Gelombang Kedua di Lhokseumawe  Masih Memperihatinkan

Kondisi  Rohingya Gelombang Kedua di Lhokseumawe  Masih Memperihatinkan
Etnis Rohingya yang terdampar di Aceh. Foto: Sirajul Munir/anteroaceh.com

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - 297 etnis Rohingya yang mendarat di pantai Ujong Blang, Lhokseumawe pada Senin (7/9/2020) dini hari sudah dipindahkan ke shelter BLK Kandang yang sebelumnya sudah dihuni oleh 99 pengungsi Rohingya gelombang pertama.

Amatan anteroaceh.com  di lokasi shelter  di Gampong Mee, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe sekitar pukul 18.00 WIB, para pengungsi masih ditempatkan di empat tenda darurat,  sebagian besar masih mengenakan pakaian lama yang sudah bau.

Di salah satu tenda terlihat para pengungsi rebutan pakaian bekas yang disumbang warga.  Beberapa  petugas keamanan dari TNI dan Polri sibuk mengatur orang keluar masuk, termasuk memastikan sejumlah pewarta  agar mengenakan id card jurnalis.

Sedangkan di depan kantor BLK para tenaga medis dari Satgas Covid-19 Lhokseumawe melayani rapid tes terhadap seratusan pengungsi wanita yang baru tiba  tersebut.

“Baru 130 yang terlayani, besok akan disambung lagi, karena ini sudah sore,” ucap seorang relawan PMI Kota Lhokseumawe.

Ia berkata, petugas dari UNHCR sudah kembali ke penginapan karena lelah seharian mendampingi pengungsi. Bahkan dua translator juga belum kembali. “Mereka sedang istirahat, jam kerjanya sudah lebih, bisa saja mereka kembali besok pagi,” kata relawan itu lagi.

Di  salah sudut tenda tampak dua  pengungsi wanita paruh baya, salah satunya cidera di kaki kanan. Dan sudah diberi gips. Dia yang dikabarkan terkilir dan harus dilarikan ke rumah sakit, karena nekad lompat dari kapal.  Pakaiannya masih lusuh, dan tidur diatas tikar yang terlihat kotor.

“Mereka belum bisa digabungkan dengan pengungsi lama di dalam ruang itu, karena masih ada proses yang belum dilalui. Semuanya belum terdata dengan baik, karena mereka baru tiba,” kata relawan lain.

Sementara itu petugas PMI Lhokseumawe, Wali saat ditanya ketersediaan logistik menjelaskan, untuk makan selama dua hari kedepan sudah ditangani oleh salah satu NGO. Sedangkan saat ini para pengungsi masih ditempatkan di bawah tenda karena keterbatasan tempat.

“Mereka belum terdata semua, jadi belum bisa kita gabungkan dengan pengungsi lama. Untuk makan mereka sudah ditangani oleh salah satu NGO,” jelasnya lagi.

Sebelumnya dikabarkan, 297 pengungsi Rohingya tiba dengan sebuah kapal motor. sebagian dari mereka sempat kabur ke perkampungan warga dan akhirnya berhasil dikumpulkan warga nelayan setempat.

Mereka terdiri dari 181 wanita dewasa, 102 laki-laki dewasa dan 14 anak-anak laki-laki dan perempuan.

Komentar

Loading...