Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Komisi V DPRA Segera Rampungkan Rancangan Qanun Pendidikan Kebencanan

Komisi V DPRA Segera Rampungkan Rancangan Qanun Pendidikan Kebencanan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Pembahasan Rancangan Qanun Pendidikan Kebencanaan oleh Komisi V DPRA sudah mencapai tahapan akhir dan akan segera rampung.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani berdasarkan hasil pertemuan komisi V dengan Kemendagri dalam rangka konsultasi dan Fasilitasi Raqan Pendidikan Kebencanaan, Senin (23/11/2020).

"Pentingnya raqan ini segera disahkan karena kebutuhan mendesak mengingat Aceh merupakan wilayah yang sangat rawan bencana," kata Rizal Falevi.

Fahlevi menuturkan, secara Geologis dan Geografis Aceh berada didaerah Ring of Fire sehingga hal itu menjadi alasan kuat akan pentingnya materi kebencanaan masuk kedalam Kurikulum pendidikan di Aceh supaya terwujud masyarakat yang sadar resiko bencana.

"Qanun ini juga melatih masyarakat yang tangguh bencana dengan menggunakan pendekatan adat melalui peran lembaga adat seperti mukim dan gampong sebagai bagaian dari satuan pendidikan informal," tambah Falevi

Bedasarkan pengalaman smong di Simeulue bahwa pengetahuan lokal sangat efektif dalam mengedukasi masyarakat  yang sadar risiko bencana.

Falevi melanjutkan, Raqan ini juga memastikan proses pembelajaran pendidikan kebencanaan tidak hanya sebatas transfer pengetahuan di ruang kelas, tapi juga harus ada praktik dan menghadirkan pengalaman langsung peserta didik dalam penilaian risiko bencana, pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekontruksi.

"Raqan pendidikan kebencanaan dipastikan dapat diimplementasi karena di dalamnya ada pengaturan dan jaminan kesediaan dana, di Raqan kami usulkan 3 persen dari total dana pendidikan harus dialokasikan untuk kegiatan pendidikan kebencanaan tiap tahunnya," tambahnya.

Rizal berharap qanun tersebut bisa menjadi budaya yang diwariskan untuk generasi Aceh yang sadar akan bencana.

"Harapan kita Qanun ini nantinya bisa membudayakan rakyat Aceh yang sadar terhadap risiko bencana," tutup Fahlevi

Dalam pertemuan tersebut rombongan Komisi V DPRA diterima oleh perwakilan Dirjen Otda Kemendagri, Jariman. Sementara dari Komisi V DPRA  hadir wakil komisi Asib Amin, sekretaris Komisi Iskandar Usman Alfarlaky dan seluruh anggota Komisi V serta tenaga ahli Qanun dan dinas terkait.

Komentar

Loading...