Komisi II DPRA Minta PKS Jaga Lingkungan dan  Komit Atasi Limbah Sawit

Komisi II DPRA Minta PKS Jaga Lingkungan dan  Komit Atasi Limbah Sawit
Ilustrasi Limbah (Foto: ist)

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Ketua Komisi II DPRA Irpannusir meminta manajemen perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkomitmen atas aturan lingkungan hidup yang telah ditetapkan.

Salah satu caranya adalah dengan selalu berupaya mencegah dan mengatasi pencemaran limbah pabrik sawit dengan cepat dan tepat.

Permintaan itu disampaikannya pada rapat kerja Komisi II DPRA dengan pengusaha PKS dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Nagan Raya, di ruang rapat Komisi II DPRA, Kamis (1/7/2021).

"Kami mengundang pihak manajemen PKS dalam rapat kerja hari ini, untuk mengigatkan kembali, agar pihak manajemen PKS selalu memperhatikan pembuangan dan pengolahan limbah kelapa sawitnya agar tidak mencemari lingkungan masyarakat sekitarnya," kata Irpannusir.

Komisi II kata Irpannusir, mengundang para pengusaha kelapa sawit untuk mendengarkan penjelasan atas laporan pencemaran udara dan limbah S dari masyarakat yang masuk ke pihaknya serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Menurut catatanya, setidaknya ada sebanyak 25 perusahaan PKS yang dilaporkan masyarakat sekitar pabrik karena perusahaan belum menangani pengelolaan limbah cair dan asap hitam pabrik kelapa sawit secara baik, sehingga tidak menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan masyarakat sekitar pabrik.

Bau tidak sedap dari pabrik PKS, tidak hanya berasal dari asap pabrik saja, tapi juga dari limbah cair kelapa sawit yang mencemari aliran sungai di sekitar masyarakat, sehingga menimbulkan ketidak nyamanan di tengah masyarakat. 

"Akibatnya banyak masyarakat yang tidak nyaman karena terus mencium bau tak sedap yang pekat,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan pengusaha PKS dari Nagan Raya, Shahid mengatakan, pihaknya juga tidak pernah menginginkan limbah perusahaan mencenmari lingkungan masyarakat.

"Berbagai upaya pengendalian telah kita lakukan,  kita tetap berupaya sebagaimana komitmen dengan Komisi II DPRA dan Dinas LHK Kabupaten untuk mengurangi bau tak sedap limbah dan pencemaran udara, sampai batas terbawahnya.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...