Komisi I DPRA Dukung Bupati Abdya Soal PT. CA 

Komisi I DPRA Dukung Bupati Abdya Soal PT. CA 

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Komisi I DPRA mendukung kebijakan Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim yang menolak Hak Guna Usaha (HGU) PT. Cemerlang Abadi (PT. CA). 

Hal itu disampaikan anggota Komisi I, Azhar Abdurrahman saat berkunjung ke pendopo Bupati Abdya, Rabu (20/1/2021) malam.

Dalam kunjungan itu turut dihadiri anggota Komisi I lainnya; Edy Kamal, Fuadri dan Tgk. Attarmizi Hamid.

Menurut Azhar, kebijakan Bupati Akmal itu merupakan contoh kasus yang ada di Aceh dimana salah seorang pimpinan yang sudah memperjuangkan reforma agraria.

“Pengalaman ini dapat diambil sikap oleh kabupaten lain sebab tidak semua tanah dikuasai oleh perusahaan-perusahan besar karena rakyat juga butuh tanah,” ucap Azhar.

“Disisi lain, alokasi tanah untuk mantan kombatan GAM, Tapol/Napol dan korban konflik yang status kepemilikannya belum jelas karena masih banyak izin HPH/HTI/HGU dan perizinan lainnya yang diterbitkan,” pungkas politisi Partai Aceh itu.

Bupati Akmal Ibrahim menjelaskan, jumlah lahan eks PT. CA sebanyak 7.500 hektar. Setelah izinnya berakhir PT. CA sempat kembali mengusulkan perpanjangan izin namun hanya diberikan izin sebanyak 2.100 hektar.

“Sedangkan untuk sisanya akan dibagikan kepada masyarakat," kata Akmal singkat.

Untuk diketahui, seluas 7.516 hektar lahan HGU PT. CA sudah berakhir sejak 31 Desember 2017 lalu. Kemudian perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut mengajukan izin perpanjangan HGU seluas 4.864,88 hektar.

Namun, tanpa adanya surat rekomendasi perpanjangan izin dari bupati dan Gubernur Aceh. Menteri Agraria Republik Indonesia menyetujui perpanjangan HGU tersebut seluas 2.050 hektar, ditambah 900 hektar untuk areal plasma.

Lalu pihak PT. CA menolak dan mengajukan gugatan. Anehnya pengadilan  Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan perusahaan perkebunan tersebut hingga melukai hati masyarakat Abdya.

Komentar

Loading...