Kisah Pilu Janda Mariana Korban Kebakaran Batuphat Lhokseumawe 

Kisah Pilu Janda Mariana Korban Kebakaran Batuphat Lhokseumawe 
Mariana di rumahnya yang habis terbakar

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Kebakaran besar yang melanda kawasan pemukiman padat di Dusun B, Gampong Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Jumat (23/4/2021) malam menyisakan  cerita sedih di kalangan korban.

Salah seorang korban  Mariana Yacob (48) kepada anteroaceh.com mengisahkan awal-awal kejadian disaat api mulai membakar rumahnya di Gang Mawar, kemudian api menyambar rumah lainnya hingga 12 rumah habis terbakar.

“Malam itu saya sedang berjualan di pasar, tiba-tiba tetangga saya datang memberitahukan rumah saya terbakar, saya buru-buru ke rumah, Allahu akbar saya terkejut melihat api sudah membakar plafon rumah,” cerita Mariana di lokasi pengungsian di Kantor Desa setempat, Sabtu (24/4/2021).

Saat itu ia berusaha masuk ke dalam rumah, niatnya untuk mengambil air. Berhubung pintu tidak bisa dibuka, Marina lari ke belakang rumah, namun upayanya sia-sia, api semakin membesar seisi ruang, iapun pasrah.

Ia mengaku semua harta di dalam rumah tidak bisa diselamatkan, sepeda motor, perabotan , baju dan benda berharga lainnya semua habis. Menyedihkan lagi, uang celengan anak semata wayang yang masih bocah 1 juta ikut terbakar.

“Celengan anak saya 1 juta, sudah lama disimpan untuk buat beli baju lebaran ini. Semuanya habis, hanya baju ini yang tersisa,” ucapnya terisak.

Mariana dan anaknya adalah dua dari 48 jiwa korban  kebakaran besar tersebut. Rumah Mariana diduga tempat sumber api kemudian melahap 11 rumah lainnya. 

Informasi dari Tagana Kota Lhokseumawe lokasi pengungsian korban  didua lokasi, yaitu di Kantor Kepala Desa dan sebuah Taman Kanak-kanak yang sudah kosong.  

“Kita tidak sediakan tenda untuk pengungsi, karena ada kantor kepala desa dan ruang TK untuk korban, jadi itu lebih layak dibandingkan dengan tenda. Untuk sementara sejumlah bantuan sudah tiba termasuk bantuan masa panik dari Pemko,” ungkap Samsul Bahri Tagana Kota Lhokseumawe.

Komentar

Loading...