Kirim Surat ke Gubernur, Mendagri Tegaskan Pilkada Aceh 2024

Kirim Surat ke Gubernur, Mendagri Tegaskan Pilkada Aceh 2024

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengirimkan surat kepada Gubernur untuk mempertegas bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Aceh akan digelar tahun 2024.

Dalam surat yang ditanda tangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Akmal Malik pada tanggal 16 April 2021 itu  memuat dua poin, yaitu: 

1.   Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 pada 201 ayat (3) dan (8) yang menyebutkan bahwa gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota yang masa jabatannya berakhir pada 2022 akan diadakan pemilihan pada bulan November 2024. Tujuan dilakukan pemilihan kepada daerah serentak pada 2024 adalah untuk menjamin adanya sinergitas antara program nasional dengan program daerah dan visi serta misi kepala derah terpilih. Selain itu, maksud pemilihan kepada daerah serentak adalah untuk efektivitas dan efeisensi dalam penyelenggaraan. 

2. Menpedomani ketentuan peraturan perundang-undangan di atas, serta hasil koordinasi antara Komisi II DPR RI serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilkada dalam memaknai semua ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya, yang mengatur Pilkada Aceh, maka ditegaskan bahwa Pilkada Aceh akan dilaksanakan bersama dengan seluruh pemerintah daerah lainnya pada tahun 2024.

Untuk ditetahui, sebelumnya Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh juga telah secara resmi menunda tahapan Pilkada Aceh 2022. Keputusan itu ditetapkan dalam rapat pleno 2 April lalu.

Ketua KIP Aceh Samsul Bahri mengatakan, salah satu alasan penundaan  lantaran belum memiliki anggaran untuk pelaksaan tahapan pilkada di Aceh.

KIP Aceh kata Samsul, telah mengusulkan anggaran Pilkada, namun pemerintah Aceh tidak  membahas. Alasannya belum mendapat mendapat kode rekening dari Kemendagri. 

"Kita sudah melaksanakan sesuai UU, tinggal lagi pemerintah Aceh berkoordinasi dengan Mendagri supaya dapat nomenklatur untuk Pilkada Aceh," katanya saat itu.

Komentar

Loading...