Kilang Minyak Pertamina Terbakar, 4 Warga Terluka

Kilang Minyak Pertamina Terbakar, 4 Warga Terluka
(Foto: Tangkapan Layar Instagram.com/@jabarinfo)

ANTEROACEH.com  - Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terbakar. Akibatnya, empat warga mengalami luka bakar.

"Pertamina meminta warga sekitar untuk tetap tenang, dan menjauh dari lokasi kebakaran. Saat insiden terjadi, ada 4 warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar," ujar Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/3/2021).

"Langsung dirujuk untuk perawatan intensive di RSUD Indramayu," katanya.

Ifki menerangkan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00.45 WIB. Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan.

"Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir," ucapnya.

Menurutnya, saat ini akses jalan di sekitar kilang minyak ditutup untuk menghindari adanya korban. "Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian, dibantu oleh TNI," katanya.

Sebelumnya Kabid Damkar Indramayu, Joni Takarasel mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

"(Kebakaran) jam 12 lebih, setengah 1 lah," ujar Joni saat dihubungi, Senin (29/3/2021).

Joni mengatakan pihaknya saat itu baru mengirimkan lima unit mobil damkar. Hal itu dilakukan karena pihak Pertamina sudah memiliki unit damkar sendiri.

"Jadi begini, kalau Pertamina atau perusahaan besar itu udah punya banyak (unit damkar). Sehingga kami hanya bantuan, ring dua, begitu. Kami menyiapkan lima mobil," katanya.

Meski demikian, pihaknya saat ini belum banyak melakukan tindakan. Tim damkar masih menunggu bahan bakar yang terbakar itu habis.

"Nanti pemadamannya setelah BBMnya berkurang, kalau berkurang kita tembak (air), karena kondisi BBM lagi penuh api lagi membesar ditembak itu tidak akan efektif," ucapnya.

Menurutnya, api saat itu  masih menyala. Namun, kondisinya sudah mulai dapat dikendalikan.

"Masih menyala, memang sepertinya BBM yang di sana sudah berkurang," katanya.

Lebih lanjut, Joni mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah kilang minyak yang terbakar. Sebab, dirinya saat ini masih berada di luar area Pertamina Balongan yang terbakar.

"Sebetulnya saya tidak tahu, tapi kalau dilihat dari luar cuma satu. Penyebabnya belum, artinya kita tidak mau berandai-andainya, untuk penyebabnya nanti setelah penyemprotan, kemudian pendinginan baru kita investigasi," katanya.

Joni memastikan api tidak menjalar ke area permukiman warga. "Aman, aman," imbuhnya.

Mengutip laman Pertamina, Kilang VI Balongan adalah kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero).

Kegiatan bisnis utama di kilang ini adalah mengolah minyak mentah dari Duri dan Minas menjadi produk-produk BBM (Bahan Bakar Minyak), non BBM dan Petrokimia.

Kilang ini mulai beroperasi pada 1994 dan terletak di Indramayu atau sekitar 200 km arah timur Jakarta.

Komentar

Loading...