Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Keumala Acungkan Dua Jempol untuk Layanan BPJS Kesehatan

Keumala Acungkan Dua Jempol untuk Layanan BPJS Kesehatan

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Keumala wanita 74 tahun yang satu ini merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan BPJS Cabang Tapaktuan.

Pensiun PNS yang kepesertaannya non aktif disebabkan data yang belum lengkap itu sangat dimudahkan dengan hadirnya petugas BPJS Satu di rumah sakit sehingga proses registrasi ulang dapat dengan mudah dilakukan. 

“Untuk saya dengan usia seperti ini, sulit rasanya jika harus bolak balik ke kantor BPJS Kesehatan dan rumah sakit untuk melakukan registrasi ulang kepesertaan,” ujarnya.

Namun ia mengaku berkat layanan BPJS Satu semuanya jadi lebih mudah untuk melakukan registrasi ulang kepesertaannya.

“Saya berikan dua jempol untuk pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan dengan Program BPJS Satu,” ucap Keumala girang.

Untuk diketahui, dalam rangka menindak lanjuti rekomendasi KPK, hasil audit BPKP tahun buku 2018, dan hasil rapat bersama kementerian/lembaga, per 1 November 2020 pemerintah berencana melakukan Program Registrasi Ulang (GILANG) bagi sebagian peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN), karena datanya belum terisi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Namun sebelum melakukan registrasi ulang, peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat segmen PPU PN dapat mengecek status kepesertaannya melalui Aplikasi Mobile JKN, Layanan informasi melalui Whatsapp (CHIKA) di nomor 08118750400, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, petugas BPJS SATU! yang ada di rumah sakit, Aplikasi JAGA KPK  dan juga melalui layanan administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) sesuai dengan domisili peserta. 

Untuk peserta dengan domisili Aceh Selatan, Aceh Singkil, Kota Subulussalam dan Kabupaten Gayo Lues dapat menghubungi BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan di nomor Pandawa 082213822071.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan Abdurrahman, Kamis (26/11/2020) mengatakan,  bagi peserta JKN-KIS PPU PN yang datanya belum terisi NIK, status kepesertaannya akan dinonaktifkan sementara. 

Kemudian pada saat dicek status kepesertaannya mulai tanggal 1 November 2020 akan muncul notifikasi untuk melakukan registrasi ulang. 

Setelah itu kata Abdurrahman, peserta dapat melakukan pembaruan data NIK dengan cara menghubungi kantor cabang melalui kanal layanan yang disediakan dengan hanya menyiapkan foto KTP/KK dan kartu peserta (KIS). 

“Jika sudah melaporkan pembaruan data, maka status kepesertaannya akan diaktifkan kembali dalam waktu maksimal 1x24 jam,” jelasnya.

Rahman menuturkan, pihaknya membutuhkan keterlibatan dari masing-masing instansi pemerintah seperti PWRI, PEPABRI, TASPEN dan ASABRI untuk ikut mendorong pesertanya mengecek status kepesertaan JKN-KIS dan melakukan registrasi ulang bagi yang dinonaktifkan sementara melalui Program GILANG dari BPJS Kesehatan. 

“Saat ini BPJS Kesehatan tengah melakukan sosialisasi tidak langsung melalui media spanduk dan banner dan diharapkan dapat menjadi media sosialisasi yang efektif, bagi para peserta JKN-KIS,” tutupnya.

Komentar

Loading...