Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Ketua MPC PP Abdya: Dulu PP Sering Diklaim Sarang Penjahat dan Preman

Ketua MPC PP Abdya: Dulu PP Sering Diklaim Sarang Penjahat dan Preman

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Nasrullah US menyebutkan, jika organisasi Pancasila seringkali dikaitkan sebagai organisasi sarangnya para penjahat dan preman.

"Pada masa itu, organisasi pemuda pancasila juga dikatakan sebagai organisasi pembuat rusuh dan onar di tengah masyarakat, padahal preman yang disandang oleh organisasi pemuda pancasila itu bukanlah orang-orang jahat," ungkap Nasrullah dalam acara memperingati HUT PP ke 61 yang berlangsung di kantor PP, Gampong Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Rabu (28/10/2020).

Padahal katanya, sebutan preman yang tergabung dalam organisasi PP pada saat itu adalah preman 'Free Men' yang maknanya adalah orang-orang yang bebas dalam berkarya mulai dari kesenian dan seni-seni lainnya.

"Tak hanya itu, dulu juga pemuda pancasila sering disebut sebagai organisasi yang tidak baik atau sering disebut dengan kata-kata kotor oleh orang, namun sekarang kata-kata itu kita robah menjadi organisasi 'Sajadah', dalam hal ini tentunya kita juga harus bisa untuk membuktikan dengan cara mengemban amanah organisasi dalam bentuk karya nyata untuk masyarakat," kata Nasrullah.

Mantan anggota DPRK Abdya itu juga menceritakan, jika organisasi pemuda pancasila adalah sebuah organisasi para militer Indonesia yang didirikan oleh Jendral Abdul Haris Nasution pada tanggal 28 Oktober 1959. 

Jadi, kata dia, perjuangan terdahulu seperti Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Japto Soerjosoemarno, SH bukanlah hal mudah dalam memimpin organisasi besar ini, rintangan dan hambatan selalu menyertai organisasi pemuda pancasila.

"Jadi harapan saya selaku ketua MPC Abdya, agar kedepannya organisasi PP lebih dan semakin berguna bagi masyarakat serta kader-kader PP memberikan manfaat untuk kepentingan orang banyak, karena semua itulah yang paling penting kita lakukan," pungkasnya.

Amatan anteroaceh.com di lokasi, kader PP dan tamu undangan melakukan upacara pengibaran bendera merah putih kemudian dilanjutkan menyantuni anak yatim dan membagikan masker pada pengguna jalan.

Turut hadir Ketua DPRK, Nurdianto, Dandim Letkol Inf Arip Subagiyo dan anggota DPRK, Julinardi, Agusri Samhadi, Zulfan, SP dan Anton Sumarno, dan Ketua Partai Demokrat Abdya, Romi Syahputra juga.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...