Kerumunan Massa di Acara Selebgram Langgar PPKM, Ini Kata Kapolres Lhokseumawe

Kerumunan Massa di Acara Selebgram Langgar PPKM, Ini Kata Kapolres Lhokseumawe
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto

LHOKSEUMAWE - Polisi sedang menyelidiki pelanggaran PPKM saat kehadiran selebgram Herlin Kenza ke salah satu toko peralatan rumah tangga terlengkap  di kawasan Pasar Inpres Lhokseumawe pada Jumat lalu.

Hal itu diungkap Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto kepada anteroaceh.com, Minggu (18/7/2021). Pemko Lhokseumawe memperpanjang status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 Juli mendatang.

“Kita sedang menyelidiki pelanggaran PPKM itu , dan perkembangan penyelidikan akan kami kabarkan ke rekan-rekan,” ungkap Eko Hartanto via telpon.

Kapolres mengaku belum bisa mengungkapkan siapa-siapa saja yang telah menjalani pemeriksaan, karena penyelidikan masih berlangsung. 

Ia menegaskan kasus Covid-19 terus meningkat, sehingga semua pihak harus benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan di setiap kegiatan, untuk memutus mata rantai penyebaran. 

Sementara itu Kepala Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe Zulkifli mengaku tidak mengetahui terjadi kerumunan massa di toko tersebut, karena tidak ada pemberitahuan dari pelaksana acara. Sejauh ini pihaknya belum memberikan konsekwensi terhadap pelanggaran PPKM tersebut, karena acara telah berlangsung.

“Kalau waktu terjadi kerumunan kita ketahui, pasti kita akan bubarkan massa di toko tersebut. Terkait sanksinya , saya harus rembuk dulu dengan tim Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe,” sebut Zulkifli.

Ia menambahkan, pelanggar PPKM bisa mendapakan sanksi sesuai aturan yang telah ditetapkan, bila itu terjadi terhadap pelaku usaha, izinnya bisa dicabut. 

Untuk diketahui, Herlin Kenza di sebuah toko grosir di kawasan Pasar Inpres Kota Lhokseumawe pada Jumat 16 Juli lalu menyebabkan kerumunan warga. Kejadian  tersebut dikecam netizen, karena dianggap melanggar PPKM.

Dalam unggahan video diakunnya @herlinkenza , selebgram asal Banda Aceh itu   mendapat pengawalan aparat keamanan.  Saat memasuki toko Herlin berjalan diatas red carpet merah layaknya artis  ternama. 

Kejadian itupun langsung menimbulkan beragam komentar netizen terutama soal kerumunan warga yang melanggar Prokes tanpa memakai masker. 

Kerumunan manusia itu didominasi kaum wanita umumnya para remaja hingga ibu-ibu. Mereka terlihat antusias saat sang idola turun dari mobil Alphard  putih. Kabarnya sang selebgram berwajah Barbie itu telah di endorse dari toko peralatan rumah tangga tersebut.

“Nangis liat ginian, org2 cari nafkah jualan di bubarin, gk boleh.. Lah ini kerumunan kek gitu ya Allah.. Tp boleh dan aman2 aja ya,” tulis akun lexsandria_yuanditha. 

Kemudian ada juga yang menyidir ketegasan Pemko Lhokseumawe yang dinilai lalai, “Kok dibiarkan berkerumunan ?,” sebut kencana_kayu. Ada juga dengan kalimat  satir  “Corona menangis melihat ini,” tulis akun arief__moulana.

Hingga saat ini video yang ditayang sejak Sabtu kemarin sudah ditonton 241  ribu kali. Tak hanya di instagram, pengguna jejaring facebook juga me repost video sang artis yang mengaku mirip wajag Barbie tersebut, kemudian bermunculan beragam komentar.

Komentar

Loading...