Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kepala UPTD IBI Saree Dilaporkan ke Polda Aceh Atas Dugaan Penganiayaan Terhadap Binatang

Kepala UPTD IBI Saree Dilaporkan ke Polda Aceh Atas Dugaan Penganiayaan Terhadap Binatang

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA)  melalui Sekjen YARA, Fakhrurrazi melaporkan kepala UPTD Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree di bawah Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh ke Polda Aceh atas dugaan penganiayaan terhadap binatang, Jum’at (5/6/2020).

Laporan tersebut diterima oleh petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh dengan nomor: STTLP/163/VI/YAN 2.5/2020/SPKT tanggal 5 Juni 2020. Dalam laporan tersebut YARA juga melampirkan beberapa foto kondisi sapi di lokasi IBI Saree, Aceh Besar.

"Kami telah laporkan kepala UPTD IBI Saree, Zulfadhli atas pidana penganiayaan hewan peliharaan di Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh," kata Fakhrurrazi usai membuat laporan.

Ia menyebutkan sebelum melaporkan ke polisi, pihaknya telah melakukan investigasi ke lokasi IBI Saree melihat kondisi sapi milik Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh dalam kondisi memprihatinkan.

"Kami juga mendapatkan informasi dari mantan pekerja di sana setiap harinya satu hingga lima ekor sapi mati. Kematian sapi diduga akibat kelaparan karena tidak diberikan makan," bebernya.

Ia juga menambahkan pasal yang disangkakan dalam laporan itu adalah pasal 302 KUHP yakni dengan sengaja menyakiti melukai hewan atau merugikan kesehatannya.

“Pada pasal ini disebutkan barang siapa dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan. Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu, atau cacat atau menderita luka-luka berat lainnya, atau mati, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan, atau pidana denda paling banyak Rp. 300 ribu, karena penganiayaan hewan,” paparnya.

"Kami meminta kepada pihak kepolisian dapat mengusutnya. Apalagi sapi-sapi tersebut di beli dengan uang negara untuk program peternakan sapi," pungkas Fakhrurrazi.

Komentar

Loading...