Kepala BIN yang Ditembak di Papua Pernah Bertugas di Tapaktuan

Kepala BIN yang Ditembak di Papua Pernah Bertugas di Tapaktuan
Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya. Foto: Ist

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang gugur ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua ternyata pernah bertugas di Tapaktuan, Aceh Selatan tahun 2003 silam.

Saat bertugas di Tapaktuan Putu Danny masih berpangkat Kapten, saat itu ia dipercaya sebagai Komandan Satuan Taktis (Dansattis). Ia bertugas disana hanya sekitar satu tahun.

Salah seorang anggota Putu Danny saat bertugas di Tapaktuan mengatakan sosok Putu Danny merupakan sosok yang hangat dengan anggota dan dekat dengan masyarakat.

“Beliau tugas di Aceh Selatan itu tahun 2003 kantornya di samping kantor Pos Tapaktuan, saya juga anggotanya waktu itu,” kata sumber anteroaceh.com yang minta namanya tidak ditulis, Senin (26/4/2021).

“Beliau sangat baik, banyak membantu anggota untuk sekolah dan meniti karir. Saya sendiri merasakannya,” kata sumber tersebut.

Dimata anggotanya, Putu Danny merupakan seorang prajurit yang militan dan pemberani.

“Orangnya sangat berani dan militan,” katanya lagi.

Selain itu Putu kerap memberikan arahan dan pelajaran kepada anggotanya.

“Beliau selaku pimpinan sering memberikan pelajaran yang berharga buat anggotanya,” pungkas sumber itu.

Informasi lain yang dihimpun anteroaceh.com pada tahun 2015 Putu Danny juga pernah menjabat sebagai Asintel Kasdam Jaya,  kemudian Januari 2019 ia menjabat sebagai Pamen Denma Mabesad.

Baru pada Juni 2020, ia menjabat sebagai Kabinda Papua.

Sementara itu, Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto mengatakan Putu Danny dikenal dengan sosok yang berprestasi. Putu Danny juga disebut memiliki prestasi yang cemerlang.

"Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha dikenal sebagai sosok hangat dan berprestasi. Beliau dikenal memiliki karier cemerlang di kesatuannya dan pekerja keras," kata Wawan seperti dilansir detik.com.

Wawan mengatakan, Putu Danny juga dekat dengan masyarakat selama menjalankan tugasnya. Gugurnya Putu Danny di medan perang, kata Wawan adalah kebanggaan tertinggi insan intelijen.

"Selama bertugas, almarhum juga dekat dengan masyarakat. Gugur di medan tugas adalah pride tertinggi insan intelijen," kata Wawan.

Insiden ini, juga menjadi contoh nyata pengorbanan BIN dalam menjalankan tugas. Wawan menegaskan bahwa kejadian ini tidak menyurutkan semangat BIN dalam memberantas ancaman nasional.

BIN menyebut sosok Brigjen Putu Danny adalah pahlawan bangsa yang gugur saat melaksanakan tugas di Papua.

"Amor Ing Acintya, Semoga menyatu dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kabinda Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya adalah pahlawan bangsa yang gugur dalam melaksanakan tugas di Papua. Selamat Jalan, Ksatria Pahlawan Bangsa. Dharma Bhaktimu akan selalu kami kenang," demikian tulis BIN di laman media sosial.

Komentar

Loading...