Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Terkait Penemuan Mayat Tergantung di Pohon Kuweni

Keluarga Korban Tolak Visum

Keluarga Korban Tolak Visum

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Pihak keluarga Munazar (40) warga Gampong Seunebok, Kecamatan Pasieraja, Aceh Selatan yang ditemukan tergantung di pohon kuweni di areal persawahan Gampong Iboh, Labuhanhaji Barat menolak visum atau et revertum yang akan dilakukan pihak kepolisian.

Keluarganya menolak dengan alasan korban meninggal bukan karena kekerasan yang dilakukan oleh orang lain, melainkan karena korban mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Satsono, ST melalui Kapolsek Labuhanhaji Barat, Iptu Zulkiram mengatakan, pihak keluarga tidak mengizinkan polisi untuk melakukan visum terhadap korban.

“Karena menolak untuk divisum maka kita dari kepolisian meminta pihak keluarga untuk membuat surat pernyataan  yang ditandatangani oleh keluarga korban dan perangkat gampong setempat,” ungkap Zulkiram kepada ANTEROACEH.com, Senin (24/2/2020).

Surat yang ditandatangani oleh ayah korban, Tgk Mahmud, anak korban Khairon, Tuha Peut Gampong Kuta Iboh, Tarmizi dan Keuchik Gampong Kuta Iboh Hamdani, S,Pd.I itu berbunyi:

"Pada hari Minggu 23 Februari 2020 sekitar pukul 19.00 Wib sampai dengan pukul 21.30 Wib dikebun milik Wanbek di Gampong Kuta Iboh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan, Kami Wali dan Ahli Waris korban menyatakan tidak akan mempersoalkan kejadian bunuh diri tersebut dan menganggap kejadian tersebut adalah musibah karena korban dalam keadaan sakit jiwa, pihak keluarga juga menolak dilakukan visum Et Revertum dari kepolisian dan menerima kejadian tersebut secara ikhlas."

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...