Kekurangan Anggaran, PTTK Gayo Lues Terancam PHK

Kekurangan Anggaran, PTTK Gayo Lues Terancam PHK

BLANGKEJEREN – Pegawai Tidak Tetap Kabupaten (PTTK) yang bekerja pada sejumlah SKPK Gayo Lues terancam PHK atau diberhentikan. 

Hal itu terjadi karena kekurangan anggaran yang dimilki pemerintah Kabuten untuk membayar upah mereka, terlebih lagi setelah dilakukan  refokusing anggaran  hingga 8% untuk penanganan Covid-19.

Namun demikian, Bupati Gayo Lues, H.M. Amru mengaku masih merembukkan keputusan final mengenai hal tersebut.

Saat ini lanjutnya, terdapat beberapa opsi yang sudah dikantongi oleh Kepala SKPK, yaitu mulai dari penundaan pembayaran upah, pemulangan sementara, hingga PHK. 

“Ini merupakan keputusan yang sangat sulit, situasi saat ini sudah cukup menjepit tenggorokan rakyat, ini perlu kita pelajari dengan seksama,” jelas Amru, Senin (9/8/2021).

Meskipun nanti harus menempuh jalan PHK, Bupati memberikan wewenang sepenuhnya kepada kepala SKPK untuk listing nama PTTK yang akan di rumahkan atau pun PHK.

Untuk itu, ia meminta Kepala SKPK untuk mengevaluasi kinerja PTTK di Instansinya masing-masing yang kemudian akan diusulkan untuk dirumahkan atau dalam kondisi terburuk, akan dilakukan PHK. 

Pengurangan PTTK ini bukan hanya didasarkan pada kredibilitas dan kinerja, namun juga perhitungan akan kesesuaisan background dari PTTK dan Instansi. 

Hal ini didasarkan atas nilai efektifitas kerja instansi, jika kemampuan dan kompetensi pegawai tidak selaras dengan fokus instansi tempat bekerja, maka pengadaan PTTK akan dihapuskan.

“Untuk pengusulan nama-nama karyawan yang akan diperhitungkan untuk dirumahkan atau nantinya di-PHK adalah karyawan yang kinerjanya dinilai tidak baik atau tidak sesuai dengan kebutuhan Instansi. Kepala SKPK harap segera menyelesaikan essassment yang diperlukan,” tutup Amru. || Lidya Rahmah

Komentar

Loading...