Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kejari Abdya Musnahkan 46 Barang Bukti, Diantaranya Ganja dan Sabu 

Kejari Abdya Musnahkan 46 Barang Bukti, Diantaranya Ganja dan Sabu 
Kajari Abdya, Nilawati, SH, MH, didampingi Wabup Abdya, Muslizar MT, Kapolres Abdya, Muhammad Nasution, SIK memusnahkan barang bukti di halaman kantor Kejari Abdya (Foto: Ilyas/anteroaceh.com)

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memusnahkan barang bukti (BB) 46 barang bukti dengan cara dibakar di halaman kantor Kejari setempat, Selasa (17/11/2020).

Adapun 46 barang bukti yang dimusnahkan yakni sabu 67, 24 gram, sedangkan ganja seberat 966, 893 gram atau 77 batang. Kemudian, alat hisap sabu (Bong) 7 pcs, kertas paper 34 lembar, kotak rokok 2 bungkus, kaca pirek 9 buah.

Selanjutnya, timbangan 1 buah, handphone 17 unit, baju satu lembar, kain karung 1 lembar, obeng 1 buah, celana jeans 2 lembar, sandal jepit 2 pasang, jerigen 2 buah, selang 1 buah, timba 1 buah, corong 1 buah, plat 1 buah, tas ransel 1 buah, saringan besi (Ayak) 1 buah, dongkrak 1 dan kunci roda 1 buah.

Kajari Abdya, Nilawati SH MH dalam sambutannya mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut diperoleh dari tindak pidana orang dan harta benda dan tindak pidana narkotika serta tindak pidana umum lainnya. dalam periode Oktober 2019 sampai Oktober 2020.

"Pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap merupakan tugas jaksa untuk melaksanakan putusan pengadilan sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 270 KUHAP," kata Kajari.

Pelaksanaan itu lanjutnya, merupakan kewenangan kejaksaan di bidang tindak pidana umum sebagaimana yang diamanatkan pada pasal 30 ayat 1 huruf b undang-undang nomor 16 tahun 2004 tentang kejaksaan.

"Tujuan pemusnahan barang bukti tidak lain agar barang bukti ini tidak hilang dari tempat penyimpanan ataupun tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas Kajari.

Sementara itu, Wakil bupati Abdya, Muslizar MT menyebutkan, Pemerintah sangat berharap agar proses eksekusi tersebut bukan hanya sebatas melenyapkan kasus-kasus pelanggaran hukum, melainkan agar grafik segala pelanggaran hukum terus menurun ke depannya.

"Kami juga mengapresiasi kepada pihak aparat hukum, selama ini insya Allah dalam bentuk penyalahgunaan terutama narkotika ini hampir setiap bulan ada pelanggan yang ditangkap ini suatu prestasi," tutur Wabup.

Upaya untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan, lanjut Wabup, serta peredaran gelap narkoba dapat terbukti dengan kerjasama kepolisian dan kejaksaan.

"Hari ini kita dapat memusnahkan barang bukti bahwa ini juga merupakan bukti bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kita tindak secara maksimal," tegas Wabup.

Wabup menyebutkan, bentuk kejahatan itu akan timbul pada saat orang diluar batas kesadaran narkoba adalah salah satu penyebab orang bisa berada di ambang batas kesadaran.

"Kalau kita mungkin bertekad untuk menghabiskan dan mengatakan tidak sama sekali terhadap pelanggaran itu adalah hal yang tidak mungkin kita lakukan dalam waktu yang bersamaan, namun jika kerjasama dan semangat kebersamaan ini benar-benar kita bertekad insyaallah itu akan berhasil," pungkasnya.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...