Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kata Kacab Disdik Wilayah Lhokseumawe Soal Temuan Pansus Otsus pada RKB dan Mobiler

Kata Kacab Disdik Wilayah Lhokseumawe Soal Temuan Pansus Otsus pada RKB dan Mobiler
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Lhokseumawe Anwar MP.d

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Lhokseumawe Anwar MP.d mengaku tidak mengetahui detail soal temuan Pansus Otsus 2019 pada pengadaan mobiler yang masih kurang untuk sejumlah SMKN dan SMA di Kota Lhokseumawe.

Menurutnya, program tersebut tidak masuk ke pihaknya, namun dari Dinas Pendidikan Aceh langsung ke sekolah-sekolah. Termasuk terkait pembangunan RKB tahun 2019 yang dikerjakan secara swakelola.

“Saya tidak tahu mobiler apa saja yang masih kurang karena tidak ada laporan ke saya. Tapi ada kabar kekurangan itu sudah ada yang dikirim ke sekolah-sekolah. Ada juga yang sedang dipasang. Namun saya tidak tahu apa saja yang kurang itu,” jelasnya, Rabu (29/7/2020).

Terkait proyek fisik RKB, menurutnya sudah diperbaiki oleh pihak sekolah, seperti yang di SMKN 2 Lhokseumawe. cat yang ‘bertepung’ sudah dicat kembali, dan kekurangan lain juga sudah diperbaiki. Juga soal RKB di SMKN 7 di Blang Panyang.

“Saya lihat bangunan RKB di SMKN 2 kokoh, hanya saja ada kekurangan dipengecatan, seperti ‘bertepung’. Sudah diperbaiki, dan saya sudah minta ke pihak sekolah-sekolah ke depan agar melaporkan bila ada bantuan dari pusat maupun provinsi,” jelasnya lagi

Sebelumnya mantan Kepala SMKN 2 Lhokseumawe, Husaini membantah , bahwa bangunan RKB yang dibangun dengan dana Otsus 2019 tidak sesuai spesifikasi. Namun pria yang kini menjabat kepala SMKN 7 itu membenarkan ada kekurangan dalam proyek swakelola tersebut.

“Pasti ada kekurangannya, seperti cat yang berkapur karena sudah setahun dibangun. Sudah kita perbaiki dengan cat baru. Termasuk bagian plafon sudah diperbaiki,” katanya.

Sedangkan hasil Pansus DPRA DP V terkait realisasi anggaran Otsus 2019 menyebutkan, pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMKN 2 Lhokseumawe dinilai buruk. Ditemukan juga pengadaan mobiler termasuk komputer tidak sesuai kontrak.

Bagian plafon RKB tidak dikerjakan dengan baik, cat bangunan tidak standar (berkapur). “Hasil temuan kami di lapangan , bangunan RKB di SMKN 2 tidak dikerjakan dengan baik,” jelas Tarmizi Panyang, koordinator Pansus kepada anteroaceh.com beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, pada tahun 2019, alokasi dana Otsus untuk Kabupaten Aceh Utara senilai Rp 134 miliar , sedangkan alokasi untuk Kota Lhokseumawe Rp 72 miliar.

Komentar

Loading...