Kasus Investasi Bodong Yalsa Boutique Dilimpahkan ke Kejaksaan  

Kasus Investasi Bodong Yalsa Boutique Dilimpahkan ke Kejaksaan  

BANDA ACEH - Penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh menyerahkan dua tersangka owner Yalsa Boutique berinisial S (30) dan SHA (31) beserta barang bukti perkara dugaan tindak pidana perbankan dan pencucian uang ke Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Kamis (15/7/2021)

Pasangan suami istri tersebut diduga telah menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan/investasi tanpa izin usaha dari Bank Indonesia yang mencapai Rp.164 miliar dari total 202 reseller dan sekitar 17.800 member.

Kasipenkum Kejati Aceh Munawal Hadi mengatakan kedua tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke ruang pemeriksaan Tindak Pidana Umum untuk di lakukan pemeriksaan oleh pihaknya.

"Tersangka dan barang bukti langsung diperiksa oleh Jaksa Penutut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Aceh kemudian mengecek kembali barang bukti yang diserahkan untuk disesuaikan," ungkap Munawal Hadi

Adapun barang bukti yang disita, sebutnya berupa satu unit masing-masing Mobil Toyota Alphard berwarna putih, Mobil Mitsubishi Pajero Sport berwarna putih, Mobil Honda Civic Turbo berwarna putih, Mobil Toyota Rush berwarna putih dan Mobil Toyota Fortune berwarna hitam serta kurang lebih 856 barang bukti lainnya. 

Tersangka, lanjut Munawal diduga telah melanggar pasal 46 ayat 1 (satu) Undang-undang Republik Indonesia nomor 10 tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan Jo pasal 372 Jo pasal 378 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 (satu) ke-1 KUHP dan pasal 2 ayat 1 (satu) huruf g pasal 3 dan pasal 5 ayat 1 (satu)

Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang( TPPU).

"Tersangka Yalsa ditahan yang cowok di Kajhu dan cewek di Rutan Lhoknga," pungkas Kasipenkum Kejati Aceh Munawal Hadi.

Komentar

Loading...