Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kasus Gantung Anak di Banda Aceh, Polisi Periksa Ibu Korban

Kasus Gantung Anak di Banda Aceh, Polisi Periksa Ibu Korban

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Polisi sedang menyelidiki perkara video viral seorang balita diduga digantung orang tuanya di Kosan Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Diketahui kejadian itu berlangsung pada 10 Januari lalu bukan pada Rabu 22 Januari 2020 seperti yang diunggah akun instagram @acehworldtime.

Kapolsek Kuta Alam Iptu Miftahuda Dizha Fezuono , Kamis (23/1/2020) menerangkan, sebelum viral kemarin, kejadian itu sudah diketahui oleh pihak Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Banda Aceh dan saat ini sang ibu korban atau pelaku sedang menjalani proses pemeriksaan, termasuk diberikan konseling oleh lembaga tersebut.

“Informasi yang kita dapatkan dari pihak P2TP2A, sang ibu sengaja mengikat anaknya itu karena hendak keluar sebentar, dan bukan berniat mengianiaya, karena sebelumnya pernah kejadian anaknya pernah menghilang, karena tidak ingin terulang kejadian itu, sang ibu terpaksa melakukan itu,” jelasnya.

Pihaknya juga  menilai fakta sebenarnya tidak seheboh seperti yang terlihat dari video yang barusan viral tersebut. Apalagi , jelasnya, korban hanya digantung kaki ke atas dan setengah badan masih diatas kasur.

Namun demikian, kepolisian tetap melakukan penyelidikan terkait kejadian itu dan telah memintai keterangan sejumlah saksi, terutama warga kos-kosan Orange dan orang yang pertama merekam kejadian tersebut.

“Kita masih selidiki kasus ini dan akan berkoordinasi dengan petugas P2TP2A Banda Aceh yang lebih dulu menangani perkara ini,” pungkasnya.

Video seorang anak laki-laki masih dibawah umur mendapat perlakukan tak lazim yang diduga dilakukan oleh orang tuanya  disebuah kos-kosan di Banda Aceh mendadak viral.

Video amatir  yang  diunggah akun instagram @acehworldtime sekitar pukul 16.30 WIB memperlihatkan bocah yang hanya mengenakan celana dalam merah kaos singlet putih, menangis dengan kaki terikat dan digantung.

 Dalam rekaman itu terdengar suara seorang perempuan, diduga tetangga kosan, yang berusaha membantu melepaskan ikatan kaki bocah malang itu sambil meminta sang bocah tidak melaporkan bahwa dirinya yang membantu.

“Sayang adek, biar saya bantu, jangan dikasi tau ibu ya dek, saya takut dimarah,” kata wanita dalam tayanan tersebut. Diterakan juga hari kejadian yaitu Rabu pagi  22 Januari 2019.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...