Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kasus Dugaan Korupsi Penyertaan Modal di PDAM Abdya Masuk Kedalam Tahap Penyidikan 

Kasus Dugaan Korupsi Penyertaan Modal di PDAM Abdya Masuk Kedalam Tahap Penyidikan 
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kejari Abdya, Riski Guswandi, SH. Foto: ANTEROACEH.com/Ilyas

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com -  Kasus dugaan korupsi penyertaan modal di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gunung Kila, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) senilai Rp 7 miliar pada tahun anggaran 2017-2018 kini masuk tahap penyidikan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya (Abdya) Abdul Kadir, SH. MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Riski Guswandi, SH, Kamis, (31/10/2019).

"Benar, sekarang kasus itu sudah kita tingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan,” kata Riski.

Namun,  kata dia, saat ini belum bisa menyebutkan nama dan jumlah  tersangka atas dugaan korupsi dana penyertaan tersebut. Sebab kata dia, saat ini pihaknya sedang sibuk memintai keterangan dari para saksi-saksi.

"Sekarang kan masih kita periksa saksi, setelah itu kita juga akan minta keterangan dari ahli. Jika itu semua sudah selesai baru akan kita ekpos," jelasnya.

Dirinya mengaku, pihaknya sudah melaksanakan penyelidikan semenjak bulan  Juli 2019. Selain itu, lanjutnya, proses penyelidikan berdasarkan dari Panitia Khusus (Pansus) Anggota DPRK Abdya.

"Atas dasar laporan itu, tim kita  langsung melakukan penyelidikan. Setelah berselang beberapa bulan kasus itu kita ditingkatkan ke tahap penyidikan lantaran ditemukan dua paket proyek fisik sumber pernyataan modal PDAM senilai Rp 400 juta yang dikerjakan tumpang tindih pada tahun 2017," kata Kasi Pidsus. 

Selain dua paket yang tumpang tindih itu, sambungnya, tim Jaksa juga menemukan dugaan penyimpangan dana operasional PDAM Gunung Kila yang dipergunakan untuk rehab kantor yang merupakan bangunan milik orang lain.

Komentar

Loading...