Kasat Reskrim Sebut Ada Oknum Keuchik Bermain di Lahan Eks PT CA

Kasat Reskrim Sebut Ada Oknum Keuchik Bermain di Lahan Eks PT CA

BLANGPIDIE – Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) AKP Erjan Dasmi menyebut ada oknum keuchik yang ikut terlibat dalam upaya mengelabui masyarakat untuk melakukan penggarapan ilegal eks lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Cemerlang Abadi (CA) di Gampong Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot.

"Sebenarnya saya tahu, bahwa ada oknum keuchik yang ikut-ikutan terlibat untuk menggarap lahan HGU PT. CA secara ilegal," ungkap Erjan dihadapan sejumlah Keuchik dan para tokoh masyarakat dalam Kecamatan Babahrot di acara sosialisasi Forkompinda dan Kepala Pertanahan tentang larangan pemanfaatan lahan HGU Eks PT. CA di kantor Camat setempat, Kamis (15/7/2021).

Erjan mengingatkan oknum Keuchik tersebut supaya berhenti dan tidak terlalu jauh terlibat dalam upaya menggarap lahan bekas eks HGU PT. CA secara ilegal.  

Kasat menyarankan agar semua pihak untuk menahan diri dulu sebelum ada kejelasan yang jelas dari Mahkamah Agung (MA).

"Kita ini adalah bagian dari aparatur pemerintah, jadi jangan malah ikut-ikutan terlibat untuk membantu mafia-mafia tanah yang hanya mementingkan kepentingan diri dan kelompoknya, sebab kita punya aturan, dan bapak Bupati pun juga tidak serta-merta dalam membagikan lahan ini, sebab semuanya ini perlu proses, jadi cobalah menahan diri sebentar, kalau memang sudah waktunya lahan ini harus dibagi maka nantinya juga akan dibagikan oleh pemerintah," jelasnya.

Erjan juga mengungkapkan, bahwa yang menggarap lahan tersebut secara ilegal tidak hanya warga dari Kecamatan Babahrot. Bahkan, katanya, ada juga warga dari Kecamatan Manggeng, Lembah Sabil, Blangpidie dan Susoh, terlibat menggarap lahan eks PT. CA itu.

"Jadi, kalau terus kita biarkan warga yang telah diprovokasi oleh mafia tanah untuk menggarap lahan ini secara ilegal, kita takutkan konflik sosial akan sangat besar terjadi, maka sebelum itu semua terjadi melalui sosialisasi ini dengan pak keuchik dan tokoh masyarakat disini kita berharap agar diberitahukan kepada warganya untuk berhenti menggarap lahan itu secara ilegal," kata dia.

Kemudian, kata Erjan, apabila ada warga yang telah tertipu oleh mafia tanah yang mengambil uang untuk diberikan lahan eks HGU PT. CA agar melaporkan ke polisi. Dirinya berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut untuk diungkapkan.

"Kepada warga yang merasa sudah ditipu oleh mafia tanah dengan iming-iming akan diberikan lahan eks HGU ini boleh membuat laporan kepada kita, dan saya pastikan dalam 1X24 jam saya akan menerima laporan tersebut," terangnya.

Erjan juga menegaskan, bahwa tidak ada kepentingan Bupati dan pejabat lainnya untuk menguasai lahan tersebut. Akan tetapi, kata dia, langkah-langkah yang saat ini diambil oleh pemerintah semua itu untuk kepentingan masyarakat bukan kepentingan sekelompok orang.

"Maka sekali lagi saya berharap kepada pak keuchik dan tokoh masyarakat tolong diberikan informasi ini kepada warganya terutama keuchik Kecamatan Babahrot, karena lokasi lahan itu berada di wilayah sini, karena sejauh ini kita masih dalam tahap sosialisasi, akan tetapi kalau memang juga tidak diindahkan maka kita akan proses sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.

Komentar

Loading...