Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kasasi Ditolak, Irwandi Sah Jalani Hukuman

Kasasi Ditolak, Irwandi Sah Jalani Hukuman
Irwandi Yusuf. Foto: RRI

JAKARTA, ANTEROACEH.com - Mahkamah Agung RI menolak Kasasi yang diajukan Irwandi Yusuf terkait putusan banding di Pengadilan Tinggi Jakarta  yang menaikan masa hukuman perkara suap proyek dana DOKA tahun 2018 menjadi delapan tahun, Kamis (13/2/2020).

Putusan tersebut termaktub dalam pusatan MA dengan nomor perkara 444K/PID.SUS/2020, dengan amar putusan : Tolak Perbaikan.

Keluarnya putusan tersebut seiring hari berakhirnya masa penahanan gubernur Aceh non aktif tersebut penahanan. Dengan demikian perkara tersebut inkrah dan harus menjalani masa penahanan dengan hukuman sesuai putusan Pengadilan Tinggi Jakarta, dipotong masa tahanan.

Pada Senin 8 April 2019,  Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 7 tahun kurungan , denda Rp 300 juta subsider 3 bulan masa kurungan. Hakim juga mencabut hak politik, yaitu dipilih sebagai pejabat publik selama lima tahun.

Sedangkan jaksa menuntut mantan orang nomor satu di Aceh itu 10 tahun penjara, denda Rp 500 juta, subsider 6 bulan kurungan. Karena  terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap sebesar Rp1,05 miliar dari  Ahmadi, kala itu menjabat Bupati Bener Meriah . Suap itu sebagai imbalan atas proyek di Kabupaten Bener Meriah berumber dari DOKA.

Atas putusan itu,   KPK mengajukan  banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Hasilnya, pada Rabu 14 Agustus 2019, majelis hakim PT menjatuhkan masa hukuman menjadi 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta subside  3 bulan kurungan.

Sebelumnya pada 3 Juli 2018, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Banda Aceh dan Bener Meriah, menahan 10 orang, termasuk Irwandi Yusuf Gubernur Aceh  dan Ahmadi Bupati Bener Meriah.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...