Kapolres Lhokseumawe Imbau Warga Laporkan Debt Collector Nakal

Kapolres Lhokseumawe Imbau Warga Laporkan Debt Collector Nakal
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan mengimbau masyarakat melaporkan debt collector nakal yang meresahkan serta berprilaku kasar saat melakukan penarikan kendaraan bermotor kredit.

Menurut Kapolres melalui Kasubag Humas Salman Alfarasi, SH, MM, imbauan tersebut bentuk reaksi pihak kepolisian menanggapi keresahan masyarakat terkait ulah debt collector yang dinilai merugikan banyak pihak.

Salman menjelaskan tips dan trik bagi masyarakat  dalam menghadapi penagih kredit kenderaan bermotor nakal itu, yaitu 1, Tanyakan identitas, pastikan yang bersangkutan bukan petugas kepolisian dan TNI. Karena aparat keamanan tidak dibenarkan menjadi penagih kredit kendaraan bermotor.

2, tanyakan apakah debt collector itu memiliki kartu sertifikasi profesi yang dikeluarkan Asosiasi Perusahaan Pembiyaan Indonesia (APPI). “Petugas debt collector yang sah memiliki kartu sertifikasi yang dikeluarkan APPI,” jelas Salman.

Kemudian yang 3, penagih kredit harus memilik surat kuasa dari perusahaan finance yang bersangkutan saat menarik sepeda motor yang menunggak dari konsumen atau nasabah. Dan yang ke 4, petugas tersebut juga wajib mengantongi sertifikat fidusia dalam bentuk salinan.

“Jika tidak memiliki keempat syarat itu, maka masyarakat berhak menolak debt collector. Lakukan dengan baik, sopan dan hindari permusuhan. Bila yang bersangkutan tetap ngotot, silakan lapor secepatnya ke polsek terdekat atau langsung ke Mapolres Lhokseumawe,” pungkasnya.

Komentar

Loading...