Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Kakek di Aceh Utara Perkosa Anak Sejak SD, Korban Tak Mengadu Takut Dibunuh

Kakek di Aceh Utara Perkosa Anak Sejak SD, Korban Tak Mengadu Takut Dibunuh

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Seorang kakek asal Paya Bakong, Aceh Utara harus mendekam di jeruji sel Polres Aceh Utara, setelah diketahui  memperkosa anak tirinya sejak korban masih duduk di kelas tiga bangku sekolah dasar. Kini korban sudah berusia 14 tahun.

Parahnya lagi sekian lama diperkosa, korban tidak berani mengadu, pasalnya korban mendapat ancaman dari sang ayah, akan dibunuh bila berani buka mulut. Perbuatan bejat terus dilakukan pelaku hingga  saat ini.

“Pelaku inisial I, usia 58 tahun, awalnya ditahan di Mapolsek Payabakong, kemudian sejak 1 September lalu diserahkan ke unit PPA Polres Aceh Utara untuk diselidiki lebih lanjut,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi, Jum’at (4/9/2020)

Katanya, perkara rudapaksa itu terungkap setelah korban memberanikan diri berbicara kepada pamannya. Setelah itu keluarga melaporkan ke pihak polisi. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi korban dan pelaku.

korban mengaku telah diperkosa  sejak 2017, namun hal itu dibantah pelaku. Pria tua itu mengaku merudapaksa anak tirinya sejak Mei hingga Agustus 2020 lalu.

“Tak hanya diancam akan dibunuh, pelaku juga kerap mengancam akan menceraikan ibunya bila perbuatan bejatnya terbongkar,” terang Kasat.

Korban akhirnya berani mengadu karena tidak tahan lagi, pihak polisi juga sudah menyita sejumlah bukti, antarai lain pakaian korban dan hasil visum.

“Ibu korban adalah istri keempat pelaku. Dalam perkara ini I kita jerat dengan  Qanun Jinayah pasal 50 dengan ancaman kurungan selama 150 bulan,” pungkasnya.

Komentar

Loading...