Kajari Abdya yang Baru Komit Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif Anggota DPRK

Kajari Abdya yang Baru Komit Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif Anggota DPRK
Kajari Abdya Nilawati. Foto: ANTEROACEH.com/Ilyas

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Nilawati, SH MH memastikan dirinya akan menuntaskan penyelidikan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif tahun 2017 yang melibatkan 24 DPRK periode 2014-2019.

“Kita tetap akan melanjutkan penyelidikan kasus SPPD fiktif anggota DPRK Abdya,” tegas Nilawati usai melaksanakan acara pisah sambut dengan Kajari lama Abdur Khadir SH MH yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Abdya, Gampong Geulempang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kamis (7/11/2019) pagi.

Terkait rentang waktu untuk menyelesaikan kasus SPPD fiktif itu, Nilawati mengaku belum bisa memastikan sebab dirinya baru saja menjabat.

“Saya kan baru menjabat sebagai Kajari, nanti akan saya pelajari dulu sejauh mana yang sudah dijalankan selama ini oleh tim, jadi informasi detailnya belum bisa saya sampaikan kepada publik,” jelasnya.

Namun dirinya juga tetap berkomitmen melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh tim selama ini. Jika semuanya sudah dipelajari nanti baru akan diambil kesimpulan.

“Nanti akan saya koordinasi dengan Kasi Intel dulu sudah berapa lama prsoes penyelidikannya yang pastinya kasus ini tetap akan kita lanjutkan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 24 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya terindikasi terlibat dugaan SPPD fiktif yang telah merugikan negara mencapai Rp 1,3 miliar pada tahun anggaran 2017.

Dugaan kasus SPPD fiktif itu mencuat dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia yang menemukan adanya kerugian Negara dalam penggunaan anggaran tersebut.

Komentar

Loading...