Jualan Nasi Siang Hari, Warga Non Muslim di Pasar Peunayong Diangkut WH

Jualan Nasi Siang Hari, Warga Non Muslim di Pasar Peunayong Diangkut WH
Dok. Satpol PP dan WH Banda Aceh

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh mengamankan penjual nasi yang berjualan di siang hari dan satu orang diduga ‘preman’ yang sempat menghalangi petugas saat penertiban, Selasa (28/4/2020) pagi.

Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, M Hidayat mengatakan, petugas mengaman penjual nasi di jalan Kartini, Penayong, Banda Aceh karena tetap berjualan disiang hari bulan Ramadhan.

Selain penjual turut diamankan satu orang pria bertato karena berupaya menghalangi petugas saat penertiban.

“Meraka diamankan saat petugas menggelar patroli rutin yang dilakukan di Kawasan pasar Peunayong, Banda Aceh. Mereka kita amankan di gang yang menjual sayur mayur,” ungkap Hidayat saat dihubungi anteroaceh.com.

Ia mengatakan saat didatangi petugas warga non muslim itu ditemukan sedang berjualan nasi di area terbuka.

“Dari pengakuannya mereka berjualan untuk kalangan non muslim, namun karena di tempat terbuka tetap tidak boleh,” tegas Hidayat.

Selain mengaman pedagang dimaksud Satpol PP dan WH turut mengamankan satu pria yang sempat menghalang-halangi petugas dalam menindak penjual nasi tersebut.

“Ia tadi ada diduga ‘premen’ juga yang kita amankan kita gak tau lah apa dia beking atau keluarga pemilik warung yang jelas non muslim, china juga,” ujar Hidayat.

Namun Hidaya mengaku belum menerima data identitas pemilik warung maupun ‘preman’ yang sempat diamankan itu.

“Untuk identitasnya masih di petugas kebetulan saya baru selesai rapat jadi belum tau identitas para pelaku,” ujarnya.

Hidayat melanjutkan para pelaku yang sempat diamankan dilepas kembali setelah menandatangani surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya.

Komentar

Loading...