Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Jokowi Sindir Prabowo, Pengadaan Alutsista Jangan Orientasi Proyek

Jokowi Sindir Prabowo, Pengadaan Alutsista Jangan Orientasi Proyek
Foto: detik.com

ANTEROACEH.com – Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, untuk mengubah cara berpikir terkait pengadaan alat utama sistem persenjataan atau alutsista.

Menurut Jokowi, sebaiknya bukan lagi soal penyerapan anggaran yang besar untuk alutsista. Tetapi, orientasi untuk pengembangan industri pertahanan dalam negeri.

"Jangan lagi orientasinya adalah penyerapan anggaran. Mampu membelanjakan anggaran sebanyak banyaknya apalagi orientasinya sekedar proyek, sudah setop yang seperti itu," ujar Presiden Jokowi, dalam rapat kabinet terbatas mengenai alutsista, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Jokowi mengingatkan, kerja sama atau pengadaan alutsista dengan negara lain, harus dilakukan dengan alih teknologi. Dengan begitu, SDM bangsa akan terbentuk. Bukan sekedar membeli alutsista tanpa ada alih teknologi.

"Tapi oreantasinya adalah betul-betul strategic partnership untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa sehingga kita memiliki kemampuan untuk memproduksi alutsista yang dikerjasamakan," jelasnya.

Jokowi juga meminta, agar pengadaan senjata harus memikirkan masa depan. Karena perubahan peperangan di masa yang akan datang, bisa berubah cepat. Maka alat senjata pun, harus diperhatikan.

"Jangan sampai pengadaan alutsista kita lakukan dengan teknologi yang sudah usang, sudah ketinggalan dan tidak sesuai dengan corak peperangan di masa yang akan datang," jelas Jokowi.

Kepala Negara mengingatkan, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, yang terdiri dari 17 ribu pulau terletak diantara dua samudra dan dua benua.

Oleh karena itu, penguatan pertahanan dengan alutsista modern dan mengandalkan kemampuan dalam negeri, harus diperhatikan.

"Negara harus mampu menjadi sebuah kekuatan regional yang baik yang disegani di kawasan Asia timur," katanya.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...