JMSI Aceh dan USK jajaki kerjasama sebagai lembaga Penguji UKW

JMSI Aceh dan USK jajaki kerjasama sebagai lembaga Penguji UKW

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh dan Universitas Syiah Kuala (USK), jajaki kerjasama peluang untuk menjadi lembaga uji kompetensi wartawan (UKW). 

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky saat beraudiensi dengan Rektor USK, Prof Samsul Rizal di ruang rektorat USK, Jum’at (12/3/2021).

Didampingi sejumlah pengurus JMSI, Hendro Saky meminta agar USK dapat bersinergi dengan JMSI untuk mengajukan diri kepada dewan pers sebagai lembaga penguji UKW di Aceh.

Memiliki sumber daya yang cukup, dan didukung sarana dan prasarana yang memadai, sudah selayaknya USK berperan dalam mendorong kompetensi wartawan di ujung Sumatera ini.

"Apalagi USK kan juga ada jurusan ilmu komunikasi," tambah Hendro.

Prof Samsul Rizal menyambut baik usulan tersebut, sebab menurutnya diera saat ini kompetensi menjadi pra-syarat untuk dapat berkompetisi secara sehat.

USK sendiri, kata Prof Samsul Rizal, terus mengembangkan diri menjadi lembaga yang mencetak lulusan yang berkompeten pada bidangnya.

“Sebagai contoh, saat ini selain profesi dokter, insiyur juga telah menjadi profesi yang juga mempersyaratkan kompetensi, yaitu seorang sarjana teknik berkewajiban memiliki STRI atau sertifikat registrasi insyinyur,” katanya.

Karna itu, usulan tersebut  layak kami pelajari dan pertimbangkan, agar nantinya USK dan JMSI Aceh, dapat bekerjasama untuk membentuk lembaga UKW.

"Nanti kita pelajari hal-hal teknis dan administratif yang dipersyaratkan untuk dapat menjadi lembaga penguji UKW," kata Prof Samsul Rizal.

Sementara itu, Sekretaris panitia Pelantikan JMSI Aceh, Gito Rolies, menambahkan, pada tanggal 27 Maret 2021, pihaknya akan melaksanakan pengukuhan organisasi, dan mengharapkan kepada Rektor USK untuk dapat hadir pada acara tersebut.

Komentar

Loading...