Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Jangan Jadi Hakim  

Jangan Jadi Hakim  
Ilustrasi (Foto: beritagar.id)

AKSI main hakim yang ditunjukkan sekelompok orang di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jum’at  8 Mei lalu sungguh tak bisa ditoleril.

Pasalnya, aksi itu telah merenggut nyawa Muhammad Basri (36) seorang warga negara yang kebutulan merupakan waga asal Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Ia dikeroyok massa setelah diteriaki maling dan dituduh sebagai pelaku begal sepeda motor.

Terlepas benar atau tidaknya aksi itu, sungguh seharusnya perbuatan main hakin sendiri sangat tidak dibenarkan di negeri ini.

Atas salah atau tidaknya bisa diserahkan di hadapan hakim, ada pihak berwajib yang menanganinya dengan alasan apapun tentu main hakim sendiri tidak dibenarkan.

Aksi itu lantas mendapat atensi bahkan kecaman dari pemerintah hingga masyarakat Aceh.

Misalnya saja pemerintah Aceh melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal S.STP M.Si meminta aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian di Tangerang Selatan supaya mengusut tuntas kasus. Pemerintah Aceh juga berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Hal senada juga dilakukan anggota DPR RI Dek Gam atau Nazaruddin. Ia selaku anggota Komisi III langsung menghubungi Kapolres Tanggerang Selatan untuk memastikan keadilan ditegakkan atas kasus tersebut.

Dukungan lain juga datang  dari Persatuan Aceh Serantau (PAS). Tidak tanggung-tanggung, PAS menyiapkan enam pengacara untuk mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Terlepas apa yang sebenarnya terjadi, aksi main hakim sendiri mutlak salah di negara hukum, apalagi saat dihakimi seorang warga Aceh itu tidak dalam kondisi membahayakan atau memberi ancaman sehingga sebenarnya massa tidak perlu melakukan aksi anarkis.

Kepada pengak hukum jualah kita berharap keadilan ditegakkan seadil-adilnya karena di balik kematian tak wajar itu sudah pasti ada air mata yang belum kering hingga kini. Semoga Allah memberikan keampunan kepada kita semua!

Komentar

Loading...